A Voice From Your Heart

A Voice From Your Heart

  • WpView
    Lecturas 506
  • WpVote
    Votos 108
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 5, 2026
WpInfo
Fanfic
BTS
❝Walau mulutmu tak berkuasa untuk mengeluh, tapi hatimu bisa mengatakan segalanya.❞ Gadis tuli yang malang, Yoo Naehwa, terpaksa harus menelan kenyataan pahit secara bulat-bulat, bahwa ia tak mempunyai teman selain Jiwoon. Naehwa selalu dikucilkan, diejek dan ditindas, membuatnya menerima banyak tekanan batin. Namun, tidak bagi seorang Kim Taehyung, lelaki itu justru mendekati dan melindungi Naehwa. Bagi Taehyung, siapapun itu orang yang mengejek Yoo Naehwa-gadisnya, ia akan berhubungan dengan Kim Taehyung. Siapapun itu. WARNING: Contain disabilty and harm. Copyright 2019 by jhoe-seok
Todos los derechos reservados
#12
kth
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • CUDDLE
  • NAVILLERA [ Kim Taehyung X Min Yoongi]
  • THE FROZEN DANDELION (COMPLETE)
  • Sacrifice>KTH
  • Edgerelt (Kim Taehyung)
  • SARCASM
  • [✔️] Metanoia
  • PANCARONA
  • Strange Soul
CUDDLE

"Waah, hadiah di pertemuan pertama dengan satu tamparan, bukankah ini keterlaluan," racau Vee. "Harusnya kau menciumku, atau bagaimana kalau kita di ranjang saja, bukankah kau ahli untuk urusan seperi itu, Nona Rose?" Rose tercekat bagai menelan duri, ditatapnya nanar pria di depannya, ada apa ini, bagaimana pun Rose dapat menyaksikan betapa frustasinya seorang Vee Kanesh Bellamy, disamping perkataan ngawurnya, Rose melihat kedalam kelam matanya yang terlihat menyimpan beribu kegelisahan, Rose sangat mengenal Vee, namun perkataan yang baru saja diterimanya sangat menyakitkan. Rose ingin menimpali, namun Vee lebih mendahului. "Aku dengar kau kembali dengan putrimu, aah apakah itu hasil pegulatanmu yang menjijikkan dengan si Jeffry, atau kah dengan pria lain diluar sana?" Lagi, Rose merasakan panas di telapak tangannya yang baru saja hinggap di pipi tirus si pria, ia tidak pernah membayangkan sedikitpun kata-kata bak belati yang perih saat menyayat seluruh tubuhnya itu keluar dari mulut orang yang paling dicintainya namun, detik ini juga, orang itu adalah orang yang paling di bencinya. "Jangan bicara lebih atau kau akan menyesal di setiap ucapanmu, dan saat itu terjadi, aku pastikan kau tidak akan mendapatkan apa-apa walau kau mencoba sujud sekalipun," ucap Rose dingin menatap sengit pria yang masih menampilkan tingkah angkuhnya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido