Story cover for Cured Wound by ecawwww
Cured Wound
  • WpView
    LECTURAS 32
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 32
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado dic 14, 2018
Gores luka kini tersirat lagi. Ya, lagi-lagi dari seseorang yang kuistimewakan, yang kuharap jadi sayap untukku mengangkasa. Namun,rupanya semua hanyalah pisau belati yang siap melukaiku. 

Aku ingin bahagia, seperti teman-temanku yang lain. Mendapat kedamaian saban hari. Berkali-kali kutemukan luka, namun, tak jarang kujumpai sang pelipur lara yang membawakanku kebahagiaan suatu saat.
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Cured Wound a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life de nappeungizibe08
32 partes Concluida
Sebuah tulisan yang ditujukan kepada seseorang yang telah membuatku jatuh sejatuh jatuhnya dalam mencintai. Dia yang tak pernah ku sentuh. Dia yang tak pernah menyapa. Dia yang tak pernah berbicara padaku. Aku dan dia yang bahkan tak pernah diberi kesempatan untuk saling mengenal. Aku yang hanya bisa memandangi wajah nya dari jauh. Meski begitu aku mencintainya. Tentang aku yang buruk rupa dengan lancang nya jatuh cinta pada sosok yang rupawan. Dia yang tak pernah bisa aku gapai. Tentang mencintai sendirian sembari menahan rasa sakit yang terasa seperti akan merenggut akal sehat. Dia yang bahkan mungkin mengetahui keberadaanku di dunia saja tidak. Dia nyata namun terasa seperti karakter fiksi bagiku. Ini untuk dia yang ingin kupinta dalam doa namun ternyata aku tidak seberani itu. Tentang aku yang sangat mencintainya meski tak pernah terbalas. Tentang dia yang bahkan lebih mustahil daripada para idol. Tentang dia yang aku cintai dalam diamku. Tentang dia yang inginku jaga dalam doa. Tentang dia yang sangat ingin kumiliki tapi tak akan pernah bisa. Tentang dia yang hatinya tak akan pernah bisa menyatu dengan hatiku. Tentang dia yang selalu menatapku sinis dan dingin. Kisahku dan dia yang tak pernah ada titik terangnya. Tentang aku gadis buruk rupa yang tidak sadar diri ini menyukai pangeran tampan seperti dia. Dia yang juga menjadi tokoh utama dari banyak kisah gadis-gadis lain di luar sana. Tentang dia yang sangat sulit ku lupakan. Tentang dia yang menjadi salah satu alasanku untuk tetap berada di dunia. Aku selalu mengaharapkan kehadirannya dalam hidupku namun dia tak kunjung datang. Inilah kisahku yang mencintai seseorang dalam diam selama satu dekade ini. Seseorang yang membuat ku selalu ingin bertahan hidup hanya untuk melihat akhir dari kisah ini. Meski kisah ini belum sampai ke titik akhir, namun rasa ini harus dipaksa berakhir. Agar aku tidak merasakan sakit lagi. Rasa yang tumbuh dengan sendirinya ini harus dipaksa berakhir juga dengan sendirinya.
GREENSTA [END] de angietsania_
73 partes Concluida
SUDAH TERBIT! TERSEDIA DI ONLINE SHOP 115k!! DAN TERSEDIA DI KARYAKARSA! "Aku memutuskan untuk mencintainya, jadi aku harus siap untuk menerima segenap luka yang akan ia ciptakan." -Grista Gabriel- "Lo udah gak cantik, gak punya akhlak dan kali ini lo udah gak suci dimata gua!" "Inget Gris! Gua akan buang lo setelah gua puas buat lo menderita!" "Aku menghemat seluruh napas dan ludahku, hanya ingin untuk bertukaran dengan mu, Grista." -Green Affando- Ini kisah kami, dua insan yang bertahan selama 365 hari. Bukan sekadar satu tahun biasa, tapi tentang bagaimana aku bisa bertahan dengan sikapnya yang berbeda dari pria lain. Bagaimana ia tetap mempertahankanku meski menciptakan suasana yang begitu membosankan. Dia mendiamkanku, menciptakan luka, dan mematahkan cinta yang telah kurangkai. Bertahan dengannya tak pernah mudah. Ia meninggalkanku dengan orang lain, tapi saat aku ingin pergi, dia justru semakin menyakitiku. Semakin lama bertahan, semakin besar luka yang kuterima hingga sulit kuselesaikan. Ketakutanku akan kesendirian malah menghancurkan hidupku, penuh air mata. Ini bukan kisah cinta yang indah. Bukan tentang pria yang melindungi wanitanya. Bukan cinta yang tulus, setia, atau bebas rahasia. Bahkan hukum alam dan negara seakan ingin mengakhiri semuanya. Mencintainya membawaku dekat pada kehancuran sekaligus memberiku kekuatan untuk bangkit dan melihat dunia dengan mata baru. Di balik kisah yang penuh luka ini, tersembunyi rahasia gelap yang menanti terungkap. Seseorang di antara mereka terlalu mahir menyembunyikan niat jahat-merancang kehancuran di balik topeng pesona. Saat malam menjadi saksi, jejak darah dan kebohongan perlahan terkuak. Namun, tak ada yang benar-benar tahu siapa dalangnya. Ini bukan sekadar kisah cinta yang rumit, tetapi perjalanan menuju kebenaran yang menakutkan. Di antara Grista, Green, atau bayangan yang mengintai mereka, tersembunyi sosok dengan hati iblis yang siap menghancurkan segalanya. WARNING [18+]
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
When his name is cover
Unfinished Goodbye cover
All of the stars [Bulan's] cover
Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life cover
GREENSTA [END] cover
Backstreet  cover
When Love is Breaking cover
SECOND LEAD cover

When his name is

22 partes Continúa

sinopsis: "Aku milikmu, ingat itu." Aku bertemu dengannya-dan saat menatap matanya, semua luka lama terasa seperti baru kemarin. Kami bukan orang asing. Kami adalah dua jiwa yang pernah saling memiliki, lalu membuang ribuan kenangan dan mimpi seakan semuanya tak berarti. His name is Benedictus. "Dia adalah masa laluku... dan juga yang terakhir bagiku," ujar Angelz saat bicara pada Chris-teman yang selama ini diam-diam mencintainya dari kejauhan. Chris tahu, cintanya mungkin tak akan pernah terbalas. Bukan karena dia tak cukup baik, tapi karena bayangan masa lalu Angelz terlalu kuat untuk dilupakan. Lalu, ketika masa lalu dan masa kini bertabrakan, akankah Angelz tetap memilih luka yang familiar... atau cinta yang diam-diam tumbuh dengan tulus? ________________________________________ prolog: Aku lupa kapan terakhir kali memeluknya-mungkin saat langit masih tahu cara bersinar di mataku, sebelum semua berubah jadi abu-abu. Dia berdiri di depan ku sekarang, seperti mimpi buruk yang kembali mencari tempat tinggal. Tapi bukan karena aku takut... aku hanya belum siap mengingat betapa dalamnya luka yang pernah kami ciptakan bersama. Namanya Benedictus. Dan sekali lagi, dunia menuntunku ke arah yang selama ini ku coba lupakan. "Angelz," suaranya tak berubah. Aku menunduk. Karena sekuat apa pun aku menyangkal... sebagian dari diriku masih miliknya.