Mempunyai sebuah keluarga mungkin adalah berkah terbesar yang bisa didapatkan dalam hidup ini. Tapi tidak bagi Arnela Binar, seorang gadis muda yang merasa rumahnya sendiri adalah neraka. Hidup di tengah-tengah keluarga dengan harta yang berlimpah namun penuh dengan kekerasan, baik fisik maupun mental, membuat Arnela tidak tahan lagi. Dengan kedua adiknya, Kevin dan Delvin, mereka memutuskan untuk kabur sejauh-jauhnya dari rumah.
Di kejar-kejar oleh pengawal ayahnya, Arnela dan kedua adiknya bertemu dengan Leon Bagaskara. Di bawanya mereka ke sebuah tempat kumuh yang penuh dengan anak-anak berandalan bernama Kampung Hidup. Tak punya pilihan lain, Arnela dan kedua adiknya harus tinggal sementara di tempat itu, yang membawa mereka ke dunia baru yang tak pernah mereka lihat sebelumnya.
Bukan hanya tempat itu yang membuat hidup Arnela berubah, tapi juga Leon. Laki-laki itu jelas menyukai Arnela, tapi bagi Arnela, Leon hanyalah laki-laki nakal yang urakan dan dia tidak menyukainya. Namun terkadang bentuk luar seseorang tidak mencerminkan jati diri sesungguhnya, dan itulah yang dirasakan Arnela pada Leon.
Di balik masalah yang kita hadapi dalam hidup, masih ada cerita di baliknya yang bisa diambil sebagai pelajaran.
Bagaimana kisah pelarian dari ketiga saudara tersebut? Bisakah hubungan antara Arnela dan Leon berlanjut? Bagaimana kehidupan mereka selanjutnya?
Bagaimana bisa aku membenci orang yang selalu melindungi diriku dari dunia yang sangat menyeramkan dan menakutkan ini.
Bagaimana bisa, aku hidup sendiri jika luka saja aku masih harus di obati olehnya.
Bagaimana bisa, aku menjauhi orang yang selalu menyeka mataku yang berair, ia yang selalu memberikan dekapan hangat, dan selalu melimpahkan kasih sayangnya padaku.
" Darimana kamu tau jika ibumu menyayangimu"
"Dia tidak menunjukan lewat perkataan, tetapi tindakan"
"Dengan cara memukulmu?"
"Itu bukan pukulan, tetapi cara dia melatihku agar terbiasa dengan dunia yang keras"
"selama ibu masih ada, hidupku akan baik-baik saja"