BLACK & WHITE

BLACK & WHITE

  • WpView
    LECTURAS 57
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 16, 2018
Menceritakan seorang perempuan bernama Andin yang pindah ke asrama setelah ayahnya pindah bekerja. Ia dan Marsel yang biasa di sebut "Black Prince" memiliki pertemuan awal yang buruk. Sejak itulah Marsel memperlakukan ia seperti budak, satu - satunya orang yang baik terdahap Andin hanya Gerald alias "White Prince". Marsel menyuruh Andin untuk pergi ke reuni sekolah menengah. Namun, Andin tak ingin mengingat hari - hari sekolah menengahnya dan akhirnya ia menolak dengan keras. Pada saat itu, seorang bernama Aldi muncul. Dia merupakan teman semasa kecil dari keduanya yaitu Marsel dan Gerald. Karena kedatangan dia hubungan mereka semuanya akhirnya berubah jadi lebih baik.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Adelaida the winner.
  • Rienne [On Going]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Together ✓[COMPLETED]
  • Cinta Di SMK♥ (On Going)
  •   Dia nadine
  • -LANDA-
  • Girl Problem's (TAMAT) ✔
  • Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn

"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido