MAHESWARI  (selesai)

MAHESWARI (selesai)

  • WpView
    Leituras 654
  • WpVote
    Votos 163
  • WpPart
    Capítulos 16
WpMetadataReadConcluída sáb, jul 4, 2020
WpInfo
Não Ficção
"la....yg lu butuh itu sadar bukan sabar. Sadar kalau usaha lu itu bakal sia sia.Mimpi lu akan jadi sekedar mimpi" Ucapan itu di sambut tawa oleh seisi kelas "kalau udah di bawah, y udah bawah aja! Gk usah kebawa mimpi kalau lu bisa jadi langit" lagi lagi seisi kelas menertawakan ku. Sedangkan aku tak bisa melawan mereka. Mereka benar! Tapi apa salah nya dengan mimpi tinggi. Bukan kah bumi ini berputar dan aku percaya suatu saat,aku bisa wujudin semua impian ku. Tawa mereka terdengar nyaring di telinga ku sampai akhirnya suasana mendadak hening. Terganti dengan suara langkah kaki yg mendekat ke arah ku. Aku masih takut untuk mendongak. Tubuh ku benar benar kaku. "Bangun! Perjalanan mu masih panjang." kemudian seseorang itu menepuk bahuku dan langkah nya kembali menjauh. Aku belum sempat melihat wajah nya. Namun,aku dapat melihat dengan jelas punggung orang tersebut. Sejak insiden hari itu,semangat ku kembali bergelora. Tak perduli mereka mengatakan apa,karna bagi ku mereka lah orang bawah yg sebenarnya.Yg ucapan nya sama sekali tak bermutu...... APAKAH LANGIT BERHASIL MENGGAPI IMPIAN NYA? SIAPA SOSOK YG BERHASIL MEMBUAT LANGIT BERANI BANGKIT KEMBALI? APAKAH DI MASA DEPAN MEREKA AKAN DIPERTEMUKAN? Dari pada penasaran kuy di baca STEAP OF THE DREAMERS dan jangat lupa follow akun aku ya RaynaRain
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • I'm More Than Just A Princess
  • -Tak Terlihat-
  • FLYING BUTTERFLY [On Going]
  • ALZEA
  • Mamaku Mantan Antagonis (Tamat)
  • YOU [KOOKV/KOOKTAE][END]
  • ANGKASA
  • I Want U! (Tamat)
  • Cahaya [COMPLETED]

Aku pernah melangkah penuh percaya diri di kampus negeri, di mana mimpi-mimpi sederhana terasa seolah sudah ada di ujung tangan. Aku aktif, dikenal, dan percaya bahwa masa depan yang cerah hanyalah soal waktu. Tapi ketika ibu pergi, semuanya runtuh tanpa ampun. Sunyi menyelimuti rumah yang dulu penuh tawa, tabungan menguap seperti angin, dan Jati diri terhempas jauh melayang lalu sirna bersama rasa kecewa, Ayah terdiam dalam kebingungan, kehilangan arah yang dulu ia genggam erat. Aku yang muda, yang seharusnya berlari mengejar mimpi, terjerat oleh tanggung jawab yang terlalu berat untuk dipikul sendiri. Aku berhenti kuliah, bukan karena kehilangan semangat, tapi karena harus memilih, melanjutkan mimpi yang kian menjauh, atau bertahan untuk keluarga yang runtuh. Hari-hariku berlalu begitu saja, menampung lelah yang tak selalu terlihat, dan pertanyaan tanpa jawaban yang terus menghantui kenapa dunia ini tak selalu berpihak pada mereka yang berjuang paling keras? Aku merangkai kekuatan dari serpihan kehilangan, menenun harapan dari kegelapan yang pekat. Aku berdiri, walau rapuh, karena menyerah bukanlah bagian dari ceritaku. Perjalanan ini belum selesai, dan aku tahu, langkahku harus terus berlanjut, meski dunia kadang membelakangi dan meninggalkan.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo