ADOR(E)A
  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing46m
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 13, 2019
Merajut kehidupan jauh dari keluarga tidak membuat asa seorang gadis lumpuh untuk melanjutkan hidup. Adora seorang gadis yang rela kehilangan cinta dari sang kekasih dan kehilangan satu-satunya tempat dia berlindung yaitu keluarga. Demi merawat teman dari (mantan) kekasihnya yang dalam kondisi tidak begitu baik. Adora Mullins, sangat mencintai kekasihnya, Jean Kyle. Tetapi Jean merasa perhatian Adora sedikit berlebihan terhadap Ademar. Dan tanpa menanyakan alasannya, secara membabi buta Jean menuduh Adora menghianati dirinnya dengan sahabatnya itu. Belum lagi ibu Adora terang-terangan menolak pertemanan anak nya dengan Ademar tanpa alasan yang jelas. Sepertinya cukup alasan Adora untuk meninggalkan kehidupannya yang berantakan setelah lulus SMA nanti. Walaupun sebenarnya Adora meninggalkan masalah yang belum ia selesaikan. Apakah ini keegoisan Adora ataukah masih banyak alasan antar pihak yang sulit diungkapkan satu sama lain? Akankah ini terus menjadi pertunjukan solo masa lalu seorang kekasih? Apakah hanya Adora yang merasa tersiksa dengan perpisahaan ini? I wish i could back to the day when we still together, not to try to fix it, just to feel that moment when you gave me a huge love. ©copyright by Winterclaude_ Desember 2018
All Rights Reserved
#175
sahabat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • In The Silence, I Found You
  • Where Are You
  • His Favourite Melody.
  • Gemintang
  • Shadows of Trust [C]
  • PEMILIK HATI MR. TUNKU
  • 1|| ECEY I: Toxic Love ©️
  • Antara Luka & Cinta Baru
  • My Perfect Husband

Kisah kita tak sempat jadi 'kita'. Dalam setiap diam dan perhatian kecilmu, aku selalu mencarimu dan menemukanmu dalam sunyi. Sudah empat tahun berlalu tapi kenangan tentang awal pertemuan kita masih melekat. Kita hanya dua orang yang kebetulan dipertemukan dalam satu ruang dan rutinitas, saling lempar senyum seadanya, bekerja berdampingan tanpa banyak bicara. Tapi siapa sangka dari obrolan ringan dan kebersamaan yang tak disengaja, kamu perlahan jadi bagian yang paling kurindukan. Kita tidak pernah bicara soal perasaan. Tak ada pengakuan, tak ada janji. Tapi kamu selalu hadir dalam sela percakapan singkat, dalam perhatian yang datang tanpa diminta, dan dalam cara kamu mengingat hal-hal kecil yang bahkan tak kupikir penting. Dan sekarang dalam hening yang tak lagi bisa kau temani, aku baru mulai memahami semuanya. Suaramu, perhatianmu, hal-hal kecil yang dulu terasa rutin ternyata menyimpan ruang yang lebih besar dari yang pernah kusadari. Ini bukan kisah cinta yang dirayakan banyak orang. Ini tentang seseorang yang datang perlahan, tinggal diam-diam, lalu berpindah ke dunia berbeda yang tak bisa kususul. Meninggalkan jejak yang tetap hidup di sini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines