GILA! [Typhoon TeensXReaders]

GILA! [Typhoon TeensXReaders]

  • WpView
    Reads 2,152
  • WpVote
    Votes 365
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 7, 2019
WpInfo
Fanfic
ketika kau menjadi babu kelima orang gila tuh rasanya emang gila:'v Gimana sih rasanya kalo kamu jadi babu di rumah orang tanpa dibayar gara-gara kamu nendang mobil sampe penyok? Terus kamu dipertemukan ama manusia-manusia tak berperasaan yang otaknya bisa dibilang udah kebalik 180 derajat? Jingyuan dengan kepolosonnya tingkat HQQ ampe nyerempet goblok, Chengxin yang emang menggoda iman tapi sayang otaknya ilang, Jiaqi, yang bikin lu terjebak dalam kebabuan, dimana rajanya kerduz yang otaknya kegeser pas masih bayi, Yaxuan yang selalu teriak-teriakan gak jelas sampe kaca tentangga pecah, sama Yaowen si dedek gemes tapi sayang gak mau diem ampe guci mahal punya emaknya pecah? Hhhhh BAHASA AMBURADUL! NO TYPO NO LIFE! MURNI PIKIRAN SENDIRI! COPAS? SIAP-SIAP TAK SANTET KAMU! Start: Des 2018
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAPTA HARSA {TERBIT} ✓
  • Aphrodite(Felix Harem) END
  • [✔] Karma •Kim Younghoon✔
  • Ⓚⓐⓝⓖ Ⓢⓤⓟⓘⓡ Ⓙⓚ (END) KOOKV
  • Lee Cute Jeno: Shorts 2
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • 𝟏𝟒 𝐭𝐡𝐢𝐧𝐠𝐬 ��𝐚𝐛𝐨𝐮𝐭 𝐦𝐚 𝐣𝐢𝐚𝐪𝐢
  • GEVRONZ
  • Setengah Waras, Sepenuh Sayang | TXT

SERI KEDUA KLANDESTIN UNIVERSE [Sudah terbit & part masih lengkap] "Bang, tahun depan kalian umur berapa?" celetuk Aji yang bergabung dengan Haikal dan juga Marka di ruang tengah. Di tangannya menyangga gelas berisi jus jambu yang ia dapatkan dari hasil memohon pada Reihan. "22 kayaknya," jawab Marka. Sementara Haikal yang berbaring di sampingnya langsung menyahuti. "Kenapa nanya-nanya?" "Nanya aja, lo tahun depan umur berapa?" "Gatau," jawab Haikal tanpa ada minat menoleh, ia malah sempat melirik Marka yang kebetulan ia pinjam pahanya sebagai bantal, tapi setelah itu ia kembali menatap layar ponselnya. "Kok nggak tau sih? Umur sendiri juga." "Ya, umur mah nggak ada yang tau, Ji," jawab Haikal. ✨✨✨ "Kita adalah tujuh yang menjadi satu. Sukacita dan air mata. Bahagia dan pilu. Kita bisa saling berbagi. Klandestin Gang adalah sahabat, keluarga, dan rumah terbaik yang pernah ada." - Sapta Harsa, 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines