Wound in the Rain

Wound in the Rain

  • WpView
    Membaca 35,490
  • WpVote
    Vote 5,394
  • WpPart
    Bab 23
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jun 12, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Rainaryza Rinai Putri Samudra. Seperti namanya, ia selalu dituntut untuk menjadi peneduh bagi orang-orang di sekelilingnya, hujan. Wujudnya nyata, namun berkali-kali dihancurkan. Selalu sumringah layaknya seorang penipu mahir, padahal hatinya sedang terluka menganga. Sejak kecil, Rain sudah terbiasa hidup dalam belenggu kepalsuan. Ia tak punya rumah, tak ada tempatnya untuk berpulang. Kedua malaikatnya telah lama pergi, berjarak, dan tak tergapai. "Gue cinta lo, Rain. Jangan tanya sejak kapan dan mengapa, karena gue juga enggak tahu. Ini ... di luar kendali gue." Rain menatap datar sosok Angkasa di hadapannya. "Boleh kita bertaruh ... misalnya kita bersatu, apa akhirnya enggak akan sama seperti Ayah dan Bunda gue?" Tatapan Rain tertuju pada pemuda itu dengan remeh. Angkasa tersenyum, setidaknya kali ini gadis itu memberi respon. "Gue enggak takut," tangkas Angkasa. Rain yang mendengar penuturannya lantas mengedikkan bahu acuh. Decihan terdengar dari bibir merah muda alaminya. "Cinta di mata gue itu berwarna keruh," ujarnya seraya berlalu. "Dan gue ditakdirkan menjadi Angkasa-nya Rain, sejauh apapun lo pergi dari gue, pada akhirnya hujan tetap akan kembali ke Angkasa. Rain dan Angkasa." Kehadiran Angkasa menjanjikan rumah untuk Rain berlabuh. Kehadiran pemuda itu menjadi titik balik bagi Rain. Namun, saat semuanya telah terungkap, apakah Angkasa akan tetap bertahan? © Maret 2019 by Meysa Runi
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#569
angkasa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PETRICHOR [Lengkap]
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • SEMESTA
  • Selebgram [end]
  • Rintik Hujan
  • Rainangkasa [TERBIT]✅
  • Bintang [end]
  • Your Home [COMPLETE]
  • RAINSAM (SELESAI)
  • DIA ANGKASA

Di bumi manusia itu aneh. Menginginkan hujan, tapi takut kehujanan. Menyukai panas, tapi tidak mau kepanasan. Seperti halnya Rain yang membenci hujan. Karena hujan adalah kebencian dan petir adalah ketakutan. Bukan berarti ia juga menyukai panas. Ia tidak menyukai kedua musim itu di bumi. Jadi, apa yang ia suka? Jawabnya mendung. Di bumi mendung tercipta karena adanya awan. Nama yang sama seperti sahabatnya. Apa itu artinya Rain juga menyukainya? Tidak! Maksudnya tidak sekedar menyukai, Rain sudah mencintai. Kalau Awan juga menyukai hujan, apa itu artinya Awan menyukai Rain? === "Bagaimana hubungan kita ke depan?" "Jalani saja dulu, semua butuh proses kan?" "Kalau kita sama-sama bosan?" "Wajar, nanti juga bosannya hilang." === "Harus menunggu sampai kapan biar kamu suka sama aku?" "Sampai kapanpun kita itu teman." "Nggak bisa lebih?" "Bisa. Kita sahabat." "Bukan itu maksudku. Kalau memang kamu enggak pernah ada rasa kenapa enggan berterus terang? Kenapa membiarkanku larut dalam harapan?" "Karena berharap membuatmu senang bukan?" ==== 25/05/19 01.00am

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan