Mata Keempat

Mata Keempat

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing51m
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 16, 2018
Saga berdiri di tepian jembatan, tersenyum ia, sambil menimang sebuah batu berukir yang cantik. Kedua matanya ia giring menyusur sungai yang mengalir di bawah kakinya, yang memisah daratan jadi dua. Pencariannya sudah menemui ujung: sesiapa pun kau dinamai, maka seumur hidup kau akan dibawanya pergi. Ia menimang nisan bertuliskan namanya sendiri-mata keempatnya. Mata keempat konon akan selalu berbicara pada takdir mengenai nasib, tuah, dan akhir hayat. Dan Saga masihlah bertanya-tanya, apakah orang yang menamainya sewarna darah itu memang menghendakinya mati berselubung pembunuhan? Setidaknya, sesosok pria yang nampak mendatanginya kemudian bisa menjawab-dengan jawaban yang semestinya.[] -------------------------------------------- Minta like, komentar dan sarannya, ya, supaya cerita bisa dikembangkan lebih baik lagi. :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Tak Bernama
  • DUNIA EKSPERIMEN
  • The Reason We Broke Up
  • ( EBOOK ) The Heartbreaker Muammar Raid
  • Unforgettable Love
  • ALEA: Gerbang Ketiga-Di Balik Pintu Tak Bernama
  • C || TUAH AKALIL : THE BEGINNING
  • The Lonely Millionaire Volume 1
  • C | Senja Terakhir Kita

"Aku tak pernah lupa. Dan aku tahu... kau pun masih ingat aku." - dari sepucuk surat yang mengubah segalanya. Aira tidak pernah menyangka hidupnya yang tenang akan bertukar menjadi mimpi ngeri hanya kerana satu surat. Pada mulanya, ia hanya dianggap surat dari seorang peminat rahsia. Tapi apabila gangguan demi gangguan mula berlaku, Aira tahu - ini bukan gurauan cinta biasa. Bersama dua insan yang mencintainya diam-diam, Izz dan Zafran, Aira cuba menjejak penulis surat misteri itu. Namun semakin dalam mereka menyelam, semakin kelam rahsia yang tersingkap. Satu demi satu gadis menjadi mangsa. Dan semua petunjuk membawa kepada satu nama - seseorang dari masa silam yang tak pernah benar-benar pergi. Siapakah 'aku' di sebalik surat-surat itu? Dan mampukah Aira lari sebelum semuanya terlambat? Kerana kadangkala... cinta yang tak diluahkan bisa menjelma menjadi obsesi yang membunuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines