Side Effect: The Dilemma (END)

Side Effect: The Dilemma (END)

  • WpView
    Reads 342,535
  • WpVote
    Votes 13,737
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 23, 2025
Pria itu menatapnya dengan tenang, "kamu ingat perjanjian terakhir kita?" Hanami mengerutkan keningnya, "perjanjian? Kontrak kerja?" dia bertanya heran. Rian berdecak pelan, dia kemudian membuang puntung rokoknya. "Ini sudah lebih dari lima tahun, Hanami." Katanya, "kita sama-sama belum menemukan seseorang, bukankah sesuai kesepakatan, kalo kita harus kembali?" Kini giliran Hanami yang berdecak, tidak menyangka kalau Rian masih mengingat kesepakatan konyol yang mereka buat beberapa tahun yang lalu. "Kesepakatan tidak tertulis yang dilakukan dua bocah, itu gak ada artinya, Pak Adrian," ucapnya, setengah mendengus. "Kamu percaya takdir?" tanyanya, menatap lurus ke arah depan. Yang bisa dilakukan Hanami hanya menghela napas, dia enggan membahas ini. Kesepakatan itu sudah ia lupakan sejak lama, kenapa pria ini tiba-tiba membahasnya. "Menikah sama saya, Hanami."
All Rights Reserved
#267
kantoran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ku Kira Kita Searah
  • Di Balik Kacamata [END]
  • second chance (completed)
  • You Got It
  • Lukisan Amerta Anyura
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Ada Apa Dengan Rangga ?
  • Miss You Love
  • COMEBACK MANTAN [TAMAT]
  • playlist (completed)
  • 365 Day's to Fall in Love
  • ONLY YOU
  • TENTANG SEPASANG
  • My Daisy ✔
  • TOUCHED (End)
  •  If Soulmate Doesn't Go Anywhere
  • Hana untuk Hanan
  • My Sweetest Popcorn

(TAMAT) "Tanda tandanya kita sama deh." "Sama apaan?" "Ya sama sama belok, kira kira kalau gue nembak lo diterima gak?" "ndasmu!" Winar benar benar bingung dengan perangai si Brian. Dia bisa bikin suasana hatinya naik turun kayak roller coaster, sebentar naik ke awan karena baper, sebentar lagi jatuh ke bawah sampai emosian parah. Winar jadi plin plan nih, milih harus suka atau harus benci ke Brian! "Ah anying pusing! Sebenernya kita searah gak sih? Bisa pacaran gak sih?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines