QUOTES
  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 31, 2019
Hanya sebuah penggalan kata-kata yang mengungkapkan suatu perasaan, ide, dan sebagainya semoga dapat menginspirasi dan bermanfaat khususnya bagi saya sendiri dan umumnya bagi kita semua. "Ambillah yang baiknya dan buanglah yang buruknya" Sesungguhnya yang salah datangnya dari saya pribadi dan yang maha benar datangnya hanyalah dari Allah Swt Semoga kalian suka hhee... :) Jangan lupa Kritik & Saran yang bersifat positif dan membangun. Cover by cuteebackground La_estrella W
All Rights Reserved
#20
petuah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta
  • Daily Quotes
  • Setelah Langit Berbisik
  • My Qoutes of the days
  • AURORA
  • Vous Me Voyez? ✔️
  • Untuk, Abadi | Completed ✔
  • Rangkaian Aksara
  • Embun di Ujung Daun (END)

Disclaimer❗❗❗❗❗ [cerita ini merupakan cerita fiksi yang terinspirasi dari puisi yang saya buat sendiri. Bukan hasil plagiat dari siapapun. Karena kebetulan saya suka membuat puisi] jangan lupa vote dan komen ya teman sebagai bentuk apresiasi. ありがとうございます (Terimakasih)😇 Maaf banyak typo, pemula soalnya Harap di maklum🙂🙏 Ada beberapa kata kasar di dalamnya Bijaklah dalam membaca Ambil baiknya buang buruknya yaa 『Puisi di spil di ending🌺』 〖Tapi sebelum kesana baca dulu dari awal biar nyambung sama kisahnya pas nyampe di puisi yaa💕〗 Happy Reading Time❤ 。。。。。 Anaya Aurelia Dela, seorang remaja SMA yang hatinya sudah lama terpenjara oleh sahabatnya sendiri. Zayan Arshaka, seorang lelaki berparas tampan, cerdas, pintar, dan di kelilingi oleh harta yang bergelimang, membuatnya terlihat seperti sosok yang sempurna. Menjalin persahabatan dengan sosok seperti Zayan memang lah tidak mudah, terlebih segala perhatian yang Zayan berikan kepada Anaya telah berhasil membuat hatinya terpenjara. Namun terlalu banyak penghalang bagi Anaya untuk mengungkapkan perasaannya, terutama perbedaan kepercayaan yang sangat jauh bagaikan sebuah tembok raksasa yang berhasil menghalangi perasaannya. Lalu apakah yang akan Anaya lakukan untuk perasaannya? Akankah perasaan yang sedari dulu di pendamnya terbalaskan? 。。。。。 Dilarang keras untuk plagiat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines