Penyedap Rasa - (Slow Update)

Penyedap Rasa - (Slow Update)

  • WpView
    MGA BUMASA 1,385
  • WpVote
    Mga Boto 372
  • WpPart
    Mga Parte 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Sep 30, 2019
Dalam hidup ini ada berbagai macam dan rupa rasa yang mungkin dialami oleh manusia. Ada manis, asam, asin, kecut, bahkan pahit. Tapi, ada rasa yang jauh lebih penting dan pasti dialami orang banyak. Rasa sakit. Semua manusia pasti pernah merasakan sakit itu. Atau mungkin, yah... kalian pasti tau apa sakit. Orang bilang, sakit itu tak enak. Sakit itu menyakitkan. Sakit itu membuatku menderita. Sakit itu menghalangiku. Atau apapun itu. Tapi, pernah tidak ada yang berpikir bahwa sakit itu berharga. Dan sakit itu menakjubkan. Jika belum, mungkin kamu harus mencari sedikit "PENYEDAP RASA" agar sakitmu bisa lebih berarti. Seperti apa penyedap rasa itu? Cari jawabannya di sini. Cover by @bee_leabe
All Rights Reserved
#390
air
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • DANADYAKSA
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Sejenak Luka
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • Menyerah atau Bertahan?
  • We Are One

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman