Mau'idzoh Hasanah

Mau'idzoh Hasanah

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 22, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
Tapakkanlah kaki di jalan Illahi Jangan ragu lagi janji surga-Nya pasti Kobarkanlah api peperangan suci Yakin kemenangan janjikan bidadari Bangkitlah segera wahai pemuda Jangan terlalaikan oleh buai dunia Di sana ada negeri Islam terluka Sadarkan jiwamu untuk membela Siapkan diri, rangkul senjata Panjatkan do'a untuk citakan surga Pekikkan takbir sampai nafas terakhir Kejayaan di tangan kita Satu! Hati! bebaskan Palestina Hancurkan yahudi penjajah Tegap! Maju! dan songsonglah surga Takkan pernah gentar Sampai Al-Quds merdeka Satu! Hati! bebaskan Palestina Hancurkan yahudi penjajah Tegap! Maju! dan songsonglah surga Takkan pernah gentar Sampai Al-Quds merdeka Bangkitlah segera wahai pemuda Jangan terlalaikan oleh buai dunia Di sana ada negeri Islam terluka Sadarkan...
All Rights Reserved
#17
hasanah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • Disturbances (End)
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • save me
  • Ketika Cinta Memanggil (SUDAH TERBIT)
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]
  • After My Prayed
  • Dia Khadijahku[END]
  • I WONT GIVE UP
  • Di Bawah Langit Subuh (Seson 1||SELESAI)

WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA ⚠️ Menjadi suatu kemuliaan bagi seorang Aeraina Hawa ketika di cintai oleh lelaki yang sangat tahu caranya menepati janji. Di jaga selayaknya mahkota paling tinggi oleh keluarga besar. Namun untuk sampai di titik bahagia yang sesungguhnya. Seringkali realita tak sesuai keinginan. Selalu saja ada hal yang membuat hatinya goyah bahkan hampir roboh dan patah. Sebuah kebenaran yang lumrahnya memang teramat pahit untuk di terima. "Gue Asa," lelaki itu menyapa. "Saran gue, lo berhak kok kalau mau bales mereka yang udah nyakitin." "Membalas tidak akan membuatku lebih baik." Ini tentang wanita yang memiliki hati seluas semesta. Mengajarkan banyak hal tentang memberi maaf dan upaya mengikhlaskan. Hingga tiba suatu saat, dunia semakin keras mengajaknya berkelahi. Tanpa jeda dan tak ada henti. "Bunda... Wallahii.. Ini sakit." Maka jalan seperti apa yang akan Hawa pilih nanti? Diam atau melakukan perlawanan demi seseorang yang ia cintai? *** Ini bikinnya pakek keringat dan akal sendiri ya. Jadi jan coba-coba plagiat. Mari berkarya dengan hasil mandiri. Ayo semangat 🤏🏻 ⚠️Di larang keras plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines