"Raphael, Will You..."

"Raphael, Will You..."

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Mga Boto 4
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Dec 17, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Rosi seperti berada pada ujung tebing yang curam ditambah dengan batu raksasa dibelakangnya yang menggelinding, seperti siap melindasnya kapan saja. Itulah yang ia rasakan saat hendak mengungkapkan perasaannya pada Raphael. Diam saja; terima untuk dilindas, atau malah membuat perubahan; melompat dari atas tebing. Jika ia diam saja, maka ia akan mati penasaran atau jika ia mengungkapkan, berarti ia akan mengerti bagaimana perasaan Raphael kepadanya. Tapi bagaimana kalau Raphael menjawab "tidak"? Lalu bagaimana usaha Rosi untuk mendapatkan hati Raphael yang telah membuat dunianya kacau balau?
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • troublemaker VS ketos! ✔
  • RAVIEL [END]
  • Troublemaker (Tamat)
  • Lelaki yang Menyimpan Senja di Matanya
  • Awas Jatuh Cinta
  • Aderaga [ON GOING]
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • TIPU DAYA CINTA [End]

"Sya" panggil Alita namun tak mendapat jawaban. "Syaaaa" panggilnya sekali lagi. "Hmmm" Rasya hanya mengguman. "Ish! jawabnya yang bener dong!" ucap Alita kesal, membuat Arsya tertawa dalam hati. Arsya hanya menghela nafas berat, "Kenapa al?" tanyanya. "Lo pernah suka pake banget sama cewe ga?" tanya Alita sambil memasang wajah yang serius. "Ga" jawabnya, lalu baru saja Alita ingin membalas Arsya sudah mendahuluinya "kecuali ke lo" sambil tersenyum ke arah Alita. Alita yang mendengar penuturan tersebut langsung memalingkan wajahnya yang sebentar lagi akan berubah warna menjadi tomat. " Gitu aja salting " balas Arsya. "Ish! nyebelin lo" balas Alita tak kalas sadis. "Bercanda sayang" bujuk Arsya sambil merangkul bahu Alita Kadang seperti itulah percakapan mereka, kadang Arsya yang bersikap acuh kadang pula bersikap romatis Kalian penasaran bukan dengan awal perkenalan mereka? Alita si troublemaker yang suka bikin onar tidak patuh akan peraturan sekolah dipertemukan oleh Arsya si ketua osis yang tegas akan peraturan sekolah. Lantas bagaimana cara mereka bisa saling mencintai kalau disetiap harinya selalu terjadi cekcok diantara mereka apalagi banyak perbedaan diantara mereka.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman