Be Complicated

Be Complicated

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 18, 2018
Sepertinya berteman dengan luka sudah menjadi kebiasaanku Dan memang siapa aku? tidak ada hakku untuk melarangmu dekat dengan siapa pun bukan? Lalu kenapa aku harus merasakan sakit yang begitu luar biasa ketika kamu harus dekat dengan sahabatku sendiri? kenapa harus DIA! bukan yang LAIN! Begitu dekat. . . sangat dekat Oh God.. I'm jealous!! Kenapa aku begitu bodoh? harus berdiri disini melihat itu semua terjadi? apalagi yang harus ku lakukan? menahanmu, meninggalkanmu, atau melupakanmu untuk selamanya? Ahh.. rasanya itu bukanlah pekerjaanku!! Aku tersesat di dalam hatiku sendiri, begitu juga dalam pikiranku "aku menyukai sahabatmu, kau tidak keberatan kan chel? Oh tidak! sepertinya aku juga mencintainya" Kau tau? bagaimana jantungku berdetak saat kau mengatakan itu kepadaku? hahaha layaknya seperti di kejar setan Air mata? sudah kutahan dengan kuat agar ia tidak jatuh, tapi perlahan dia jatuh dan mengalir sangat deras. aku sendiri tak karuan bagaimana cara menghentikannya. Hatiku? jangan tanyakan bagaimana hatiku saat ini!! Akankah aku berakhir dengan bahagia bersama mu nantinya atau berakhir tragis entahlah.. rasanya semua hanya takdir yang dapat menentukan kisahku yang aneh ini. . .!! Tapi tunggu.. Seperti ada yang aneh Kenapa tanpa kusadari sepertinya dibalik semua ini ada orang yang sedang menungguku? Disaat aku juga, sedang menunggu orang yang aku cintai . .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • What Is The Meaning Of Waiting? -END-
  • ASRAR|
  • Misunderstand
  • Cerita Tentang Kita
  • ATHAYA
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • We're destined to met, not to united.
  • Tentang Kita
  • He is not My Best Friend (End)

Terlalu sulit untuk melupakan semua kenangan dulu yang membekas di otak ku. Perasaan dulu yang membuat ku merasakan jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya jika di dekatnya. Itu hanya dulu. Kini semunya telah berubah. Kini dia telah tiada untuk selamanya. Dia yang dulu selalu menemaniku, setia mendengarkan ocehanku, yang membuat ku tertawa akibat kelukannya, semuanya telah tiada. Dia sempat pergi sementara. Tapi sekarang dia pergi untuk selama-lamanya. "Kenangan tidak akan pernah pergi, ia ada tersimpan di dasar hati. Dia tak berkata, hanya bisa menyampaikan lewat rasa."

More details
WpActionLinkContent Guidelines