SEOULLOVE

SEOULLOVE

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 17, 2018
" kau tahu, aku mungkin terlalu lelah mencari tempat untuk hatiku pulang. Tapi, terkadang rindu membuat hatiku kosong.. "-- suara hati itu mungkin terdengar oleh angin yang berhembus. Membawanya menembus bentangan takdir. "Aku mungkin tak bisa membuatmu melupakan luka masa lalu. Tapi, aku berusaha untuk membuatmu mengingat akan kebahagian dimasa depan.." hati yang tulus akan membuahkan banyak kebahagiaan. Hanya tinggal berjalan bersama waktu yang terbentang. Cinta dan luka... Bertahan atau tinggalkan... Mungkin berat, tapi hatimu akan lebih terluka jika bertahan. Jika pergi, mungkin tetap terluka. Tapi, kau akan menemukan hal baru yang bisa membuatmu bahagia.. P.s : kritik membngun sangat dibutuhkan.
All Rights Reserved
#21
kartika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shadow That Fades
  • I'M TRAP [COMPLETE]
  • JUDUL
  • flashback~
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Mahligai Sunyi
  • About us | JAY ft RUKA
  • Friends With Benefits ✔️
  • After he left
  • LEAVE ME ALONE

Ada cinta yang tumbuh seperti doa, pelan namun penuh harap. Ada rindu yang menyelinap tanpa suara, hanya terasa di dada. Cinta ini bukan tentang memiliki. Tapi tentang dua hati yang saling tahu arah tapi tak pernah sampai tujuan. Tentang seorang perempuan yang jatuh cinta, bukan karena obsesi, tapi karena hati yang tak bisa membohongi dirinya sendiri. Aruna tahu ini tak akan mudah. Ia mencintai dalam diam, dan menyadari barangkali sejak awal, ia memang ditakdirkan bukan untuk dimiliki, melainkan untuk belajar melepaskan. Mereka bertemu bukan karena takdir yang manis, tapi karena semesta ingin mereka belajar: Tentang kehilangan, tentang pengorbanan, tentang bertahan, dan akhirnya... tentang merelakan. "Kalau kamu capek, berhenti ya... Tapi jangan berhenti jadi kamu yang selalu peduli." "Tenang, aku memang bukan tempat kamu pulang, tapi aku selalu jadi rumah kalau kamu butuh diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines