Remuk
  • WpView
    Reads 2,840
  • WpVote
    Votes 394
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2020
[Hiatus] Goresan sajak-sajak ini bakal jadi saksi atas ungkap hatiku yang merintih perih. Kau, tahu? Aku tersiksa karenamu. Remuk, hatiku. *** Dulu, aku begitu menikmati tiap detik waktu Di mana "kita" yang menjadi tokoh utama disetiap tapak penitisan seiring waktu berjalan Hingga kini, aku hanya dapat menertawai takdir Aku terhenyuk, tatkala takdir memilih mengungkap hal sebenar Bahwasanya kau hanyalah sebuah debu kotor, Yang bernaung di bawah sekelopak mawar indah "Kita" kini hanya menjadi bukti bahwa sebuah ikatan pernah kujalani dengan begitu memuakkannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KONSEKUENSI HATI
  • Coretan Hitam
  • ❄ Kata-kata Remaja ❄
  • Rangkaian Aksara
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Perihku Ditinggalkan
  • Rintik Rindu
  • Cerita pena luka
  • Mati Lebih Lama, Hidup Selamanya
  • Almost.

tentang bagaimana hati yang terluka belajar untuk baik-baik saja , hati yang patah belajar untuk tumbuh dengan sendirinya , dan hati yang dulu ia percaya, kini ia mengkhianatinya bukan seberapa keras kau jatuh cinta , tapi seberapa sanggup kau melewatinya jika hatimu terluka "hatimu boleh saja terluka oleh cinta , tapi jangan biarkan cinta itu MATI didalam hatimu" - "harus ku akui , lagi-lagi kau mengajarkanku arti dari kehidupan" - Find me on Instagram: @romaaropel

More details
WpActionLinkContent Guidelines