The Window

The Window

  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 12, 2019
Berhati-hatilah dengan seseorang yang baru kau kenal karna bisa saja dia hanya terlihat baik bukan benar-benar baik. Wajah manis seseorang bisa saja menipu😃 Seseorang yang kau anggap pernerang dalam hidupmu bisa saja akan membuat, kehidupanmu jauh lebih buruk dari sebelumnya. Manis,lembut,dan sangat baik Apa itu bisa membuatmu yakin bahwa dia benar-benar baik? Kembali ke kalimat awal"berhati-hatilah"
All Rights Reserved
#142
riana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY HOPE IS YOU (END)
  • psychologycal
  • Again?
  • Kamu Milikku
  • -Kapan? kapan semua ini menjadi seperti sedia kala.
  • Mi Cielo
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)
  • Mini CreepyPasta

Dia periang tapi tidak senang, dia gembira tapi juga penuh luka. Hanya berbagi kisah bahagia tanpa kesedihan. Menceritakan kasih sayang yang penuh damba. Munafik? menutup kesedihan dengan kebahagiaan? Menunjukkan "Aku kuat aku bisa, ya aku mampu!. Apa jadinya bila semua itu terjadi pada perempuan yang mendiskripsikan dirinya sendiri seperti paragfraf diatas? Dia tidak terlihat bergoyang ketika bagian patahan kayu yang kokoh itu menggores tubuhnya. Masih berdiri tegak menantang siapa lagi yang akan menenggelamkan dia dalam badai ini. Kisah yang akan di bagikan menceritakan tentang bagaimana hidupnya mulai berjalan seiring waktu yang memaikan perasaannya. Rupanya dia tidak sekuat yang dibayangkan. Goresan patahan itu ternyata meninggalkan bekas yang tidak terlihat namun dapat dirasakan. Mulai mencari penompang mencari siapa yang bisa menyanggah tubuhnya berdiri tegak kembali. Siapa seseorang itu yang bisa menyembuhkan lukanya yang ternyata kian melebar. terlalu lama ia pendam sendiri sampai tidak sadar dirinya sudah mulai rapuh dan terkikis. "Kamu? ia kamu, tolong bawa dia kembali rangkul dia sekuat mungkin, lettakan tanganmu didadanya seraya berkata " semua akan baik-baik saja".

More details
WpActionLinkContent Guidelines