Relakan
  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 21, 2018
Sinopsis Novel ini menceritakan tentang kisah seorang ayah dan anak laki-lakinya. Namun ketika anak kedua lahir, sang ibu meninggal dunia dan pada saat itu sang ayah sedang merantau dan anak pertama yang bernama Adam sedang di rumah neneknya dan sang ibu berada di rumah barunya tepatnya di Lombok. Semenjak kematian istrinya kemudian tidak ada kabar tentang kemanakah bayi kedua berada apakah masih hidup ataukah sudah meninggal. Kemudian sang ayah yang bernama Ismail kemudian merawat anak laki-lakinya bersama nenek yang bernama Aminah yaitu ibu dari Ismail. Tibalah suatu masa kemudian saat Adam berumur 14 tahun, sang ayah pergi meninggalkan Adam untuk merantau sebagai alasan karena hal yang dilakukan sebenarnya adalah mencari keberadaan anak keduanya. Namun ketika Ismail hendak pulang karena nenek Aminah meninggal dunia ada sebuah kecelakaan kapal yang ditumpangi oleh Ismail dan menelan korban. Hal ini membuat Adam menjadi pribadi yang harus berusaha menjadi pribadi yang tabah karena hidup sebatang kara. Tak terduga bahwa ada seseorang yang sedia untuk mengurus Adam dan menyekolahkannya, dan orang itu biasa dipanggil Anto. Setelah Adam menyelesaikan kuliahnya. Ia ditugaskan untuk bekerja di salah satu perusahaan di Lombok, tepatnya milik dari saudara Anto. Saat bekerja di Lombok Adam bertemu dengan seseorang orang yang memberikan setitik cahaya kegembiraan dalam hati. Siapakah orang itu sebenarnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlalu Baik dalam Ruang Kosong
  • Pejuang Hutang!!
  • BAPAK
  • Naya Arjuna
  • Surat tak berbalas
  • Rumah Cahaya
  • DI BALIK DERU MESIN
  • Benang Kusut

Kalingga selalu dikenal sebagai anak baik. Senyumnya hangat, tutur katanya lembut, dan ia tak pernah menolak untuk membantu siapa pun. Tapi tak ada yang benar-benar tahu di balik semua kebaikan itu, Kalingga menyimpan luka yang dalam, kesepian yang sunyi, dan kelelahan yang tak terlihat oleh siapa pun. Ia tumbuh sebagai people pleaser, memendam keinginan dan perasaannya sendiri demi diterima, disukai, dan dianggap cukup. Namun saat tekanan batin mulai menggerogoti, tubuhnya pun ikut menyerah. Kalingga didiagnosis mengidap penyakit autoimun, dan untuk pertama kalinya, ia mulai mempertanyakan segalanya mulai dari nilai hidupnya, arti kebahagiaan, dan mengapa kebaikan yang ia beri tak pernah cukup untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Di tengah keputusasaan, sebuah telepon datang membawa kabar yang mengguncang dunianya. Ibunya, yang selama ini dikatakan telah meninggal, ternyata masih hidup. Dari situlah perjalanan Kalingga berubah menjadi pencarian akan kebenaran, jati diri, dan cinta yang selama ini ia cari di tempat-tempat yang salah. Novel ini adalah potret tentang luka-luka yang tak terlihat, tentang keberanian untuk berhenti menyenangkan semua orang, dan tentang cinta tanpa syarat yang terkadang baru ditemukan saat segalanya runtuh. Dan saat semuanya berakhir, satu pertanyaan tetap menggantung apakah Kalingga akan menemukan dirinya yang sesungguhnya, atau justru kembali tenggelam dalam bayang-bayang orang lain?

More details
WpActionLinkContent Guidelines