Story cover for Sebatas kata by hambaallah1802
Sebatas kata
  • WpView
    Reads 262
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Parts 21
Sign up to add Sebatas kata to your library and receive updates
or
#392caption
Content Guidelines
You may also like
Harapan Bunga Terakhir by safirapebrianaa
21 parts Ongoing
"abang!... aku dapet penghargaan loh" Teriak gadis Kecil mengejar lelaki dewasa didepannya lelaki yang di panggil abang itu hanya merespon delikan mata "abang mau kemana?,, " "ara ikut ya" mata itu menyorot tajam bak elang yang akan membunuh gadis mungil yang berdiri di depannya "lo!... bisa DIEM gak!!!.. " Bulir airmata menggenang di pelupuk iris mata terangnya "ta'ap'i.. ara.. " "shitt' diem." dengan sorot tajam menahan amarah suara itu kembali membuat gadis itu bungkam bersamaan dengan jatuhnya bulir bulir airmata yang dipendam gadis Kecil itu. ⋆ ˚。୨୧˚˚୨୧。˚ ⋆ ' Menyerah ' Satu kata yang slalu berkeliaran dipikiran nya, apakah ia harus menyerah pada titik ini?? sedangkan ribuan pertanyaan Dan harapan masih setia bersemayam dipikiran nya Tidak adil baginya yang tidak tahu menahu titik permasalahanya tapi mengapa ia yang mendapat kesialan ini, satu kata yang slalu tertanam " PEMBUNUH " itulah kata yang slalu orang orang lemparkan pada diri nya... Gadis Kecil yang dulu slalu mengharapkan kasih sayang walau sekedar pelukan, nyatanya itu tidak ia dapatkan sampai kini ia kokoh berdiri sendiri menatap hamparan bintang dilangit dengan tatapan sendu, akankah semesta mendukung nya? _ apakah gadis Kecil itu bisa mewujudkan harapannya? .. _ Atau ia akan kalah akan takdir yang seolah tidak mendukung keinginan nya ? • • • _plagiat dilarang mendekat_ Dilarang garis besar Murni cerita sendiri tanpa Ada campur cerita lain Tahap revisi..... @meesyaa
Cracked Love by MelodySiringoringo
44 parts Complete
Deg. Aluna terpaku di tempat seolah olah badanya susah untuk di gerakkan, yang ia lihat ia lah Sagara terbaring dibrangkar rumah sakit. Apa ini, Aluna sudah tau apa alasan temannya tidak mau memberi tahukan keberadaan Sagara ternyata ini. "Sagara?" ucap Aluna melangkah mendekati brangkar Sagara. Aurora yang sedang menyuapi Sagara makan langsung melihat kearah sumber suara yang di dengarkan oleh daun telinganya. "Sa? Dia siapa!?" tanya aurora, sedangkan Aluna menunggu jawaban yang keluar dari mulut Sagara. Sagara langsung melihat kearah Aluna yang baru masuk kedalam ruang rawatnya. "Kamu siapa?" Tanya Sagara melihat kearah Aluna, aluna terkejut dan hatinya seperti di tusuk belati saat Sagara mengatakan itu. Dan saat itu lah, Penyakit Ganda Sagara tumbuh. Jiwa kedua di dalam diri Sagara bangkit, yang dimana jiwa kedua itu sangat mencintai Aurora. Aluna melangkah mendekati brangkar yang di tiduri oleh Sagara. "Ini Aluna sa" lirih Aluna dengan mata yang berkaca kaca. Kaki Aluna bergetar hebat saat Sagara berani rangkulan perempuan asing, yang tidak lain ialah aurora. "Kamu siapa anjing!!" Sentak Aluna mencengkam kuat tangan aurora. Sagara membelalak matanya, berani sekali perempuan aneh itu menyentuh aurora. "Lepas dia anjing, lo yang siapa?" Tanya Sagara dengan mata yang berkobar marah. Mendadak semuanya hening, mata Aluna tidak hatinya mengeluarkan air mata. "Sa, kamu serius gak kenal sama aku?" Tanya Aluna memegang tangan Sagara. Ahkk.. Aluna terpental jauh akibat hempasan dari sagara. "Pergi lo dari sini!" Sentak Sagara menunjukkan kearah pintu keluar, dan matanya melihat Aluna yang terjatuh di atas lantai. "Lo lelaki paling brengsek, gilak!!" Sentak talita menerobos masuk kedalam sana dan membawa Aluna pergi. Yok kepoin cerita aku. 🌷🌻 JANGAN MENJADI PLAGIAT. FOLLOW SEBELUM BACA
You may also like
Slide 1 of 10
Harapan Bunga Terakhir cover
Quotes cover
Cracked Love cover
SATRIA (Proses Revisi) cover
GLANCE  cover
Angkasa  cover
LUKA cover
Topeng Sahabat [ HIAT ] cover
Story Of Alra cover
Perihku Ditinggalkan cover

Harapan Bunga Terakhir

21 parts Ongoing

"abang!... aku dapet penghargaan loh" Teriak gadis Kecil mengejar lelaki dewasa didepannya lelaki yang di panggil abang itu hanya merespon delikan mata "abang mau kemana?,, " "ara ikut ya" mata itu menyorot tajam bak elang yang akan membunuh gadis mungil yang berdiri di depannya "lo!... bisa DIEM gak!!!.. " Bulir airmata menggenang di pelupuk iris mata terangnya "ta'ap'i.. ara.. " "shitt' diem." dengan sorot tajam menahan amarah suara itu kembali membuat gadis itu bungkam bersamaan dengan jatuhnya bulir bulir airmata yang dipendam gadis Kecil itu. ⋆ ˚。୨୧˚˚୨୧。˚ ⋆ ' Menyerah ' Satu kata yang slalu berkeliaran dipikiran nya, apakah ia harus menyerah pada titik ini?? sedangkan ribuan pertanyaan Dan harapan masih setia bersemayam dipikiran nya Tidak adil baginya yang tidak tahu menahu titik permasalahanya tapi mengapa ia yang mendapat kesialan ini, satu kata yang slalu tertanam " PEMBUNUH " itulah kata yang slalu orang orang lemparkan pada diri nya... Gadis Kecil yang dulu slalu mengharapkan kasih sayang walau sekedar pelukan, nyatanya itu tidak ia dapatkan sampai kini ia kokoh berdiri sendiri menatap hamparan bintang dilangit dengan tatapan sendu, akankah semesta mendukung nya? _ apakah gadis Kecil itu bisa mewujudkan harapannya? .. _ Atau ia akan kalah akan takdir yang seolah tidak mendukung keinginan nya ? • • • _plagiat dilarang mendekat_ Dilarang garis besar Murni cerita sendiri tanpa Ada campur cerita lain Tahap revisi..... @meesyaa