Ayya dan Ilham

Ayya dan Ilham

  • WpView
    Reads 387
  • WpVote
    Votes 162
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 1, 2021
"aku mencintaimu" bagaimana bisa seseorang mencintai nya sedangkan ia sama sekali tidak mengenali orang itu bahkan baru pertama kali ketemu, begitupun sebaliknya Apakah ia hanya bercanda berbicara seperti itu? atau mungkin serius? ntah lah, perasaan bukan sebuah permainan yang bisa di jadikan candaan. penasaran? ayok baca cerita ini! #cover by canva #pictur by pinterest #editing by me
All Rights Reserved
#964
pertemanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BabysitterBoy
  • teman sekelas {END}
  • Bucin || Jikyu [END]
  • SAINGAN [ Mewgulf ] END ✓
  • ngger adalah vandyku
  • ARGA
  • Faith
  • ELBITHARA
  • Khatulistiwa[TAMAT]

Tertarik? Silahkan baca saja!!!! No BL!!!! No Romance!!! +×+ +×+ +×+ +×+ +×+ +×+ +×+ +×+ +×+ "Kakak!! jangan pergi Kak" tangis seorang remaja. "apasih! pake nangis segala kek bocah aja" "Kakak! nanti kita sendirian" "udah mau lulus SMA gitu masa takut sendirian, badan doang yang gede. lagian kalian gak sendirian" gerutunya "Kakak!" Teriak kedua remaja itu. "shuuut, jangan berisik! Kakak gak harus ngurus kalian lagi" Menceritakan tentang Izal yang mencari pekerjaan, dan menemukan pekerjaan sebagai babysitter untuk dua anak kembar. Lama kelamaan Izal bekerja disana hingga si kembar remaja dan hampir lulus SMA. Tetapi tidak ada dari keduanya yang ingin melepas Izal, malah keduanya terkesan dari hari demi hari kian posesif dengannya. Bagaimana kelanjutannya langsung saja baca sekarang!! ....... Maaf bila ada salah kata, persamaan nama tokoh, persamaan sifat tokoh, persamaan alur cerita, persamaan tempat dalam cerita, persamaan apapun itu mohon di maafkan karena saya tidak tau ada yang sama ceritanya dengan saya, bila ada salah kata mohon tandai dengan komen. Cerita ini murni hasil dari pemikiran saya. Up sesuai mood saja. Dan tentu saja jangan lupa vote dan komen. Serta cerita ini hanyalah karya fiksi semata, jadi jangan di bawa serius-serius amat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines