Marriage Contract

Marriage Contract

  • WpView
    Reads 478,884
  • WpVote
    Votes 18,017
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 26, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Marriage series#1 Demi keluarganya yang membutuhkan banyak uang. Alyssa Zalfa Ramadhiaswari, rela melakukan apapun. Termasuk menjadi istri kontrak dan akan melepaskan anaknya jika telah lahir nanti. Namun, saat rasa cintanya mulai tumbuh untuk sang suami sirihnya juga bayi dalam kandungannya mampukah Zalfa meninggalkan mereka di saat kontrak pernikahannya berakhir nanti? Hingga satu persatu rahasia mulai terungkap, rahasia yang tidak pernah mereka ketahui sebelumnya. Rahasia yang mengikat takdir mereka bertiga tanpa mereka sadari.
All Rights Reserved
#41
perjanjian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAH (Menikah Dengan Mantan)
  • Tale On Paper(END)
  • Secretly Yours
  • Istri Mudaku
  • Because I Love You ( TAMAT  )
  • RETAK (TAMAT)
  • Aku, Kamu Dan Dia
  • Wedding on Paper ✓Tamat
  • Mendadak Menikah (SELESAI)

Amel di tawari uang senilai dengan jumlah yang harus ia bayar pada rentenir, sementara itu Evan ingin imbalan dari gadis di depannya, tentu saja... tidak ada yang gratis di dunia ini, Evan ingin Amel menjadi pengantinnya. "Kita tidur seranjang lagi?" Amel menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Merasa kikuk dengan pertanyaannya sendiri. Kenapa ia merasa malu? "Kamu mau kita pisah ranjang?" Amel melongo, kemudian mengibaskan tangannya, "bukan gitu maksud aku!" "Ya, terus gimana?" "Kita pisah kamar aja?" "Loh kenapa?" Evan bertanya bingung. "Ranjangku cukup kok buat kita berdua," ucap pria itu, sedikit mengulas senyum tipis kala melihat Amel sedikit gelagapan. "Bukan gitu, Van..." "Ya gitu gimana sih, Mel? Ga paham aku," jelas Evan. "Kita kan cuma nikah kontrak," ujar Amel sambil bercicit di akhir kalimat, hatinya merasa tidak nyaman mengucapkan kalimat itu, bukankah dulu itu keinginannya? "Yang kontrak itu kan perjanjiannya, nikahnya Sah kok, Mel! Nggak salah kalau kita tidur bareng." Amel terdiam. Merasa kalah telak dengan ucapan Evan. Pernikahan mereka Sah, secara hukum dan agama. Yang kontrak hanya perjanjiannya saja. Amel termenung. Benar juga. Lalu, apakah mereka akan menemukan bahagia di antara lika-liku rumah tangga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines