We Grow Up

We Grow Up

  • WpView
    Reads 3,284
  • WpVote
    Votes 447
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 23, 2019
[Hold On] Anak kecil selalu mendapat pertanyaan, "Apa cita-cita kalian?" Jawaban polos dan lugu dengan suara riang itu berbeda-beda. Kebanyakan mereka menyebutkan sebuah profesi. Namun jika bertanya pada ketiga anak ini, maka jawaban berbeda keluar. Bukan sebuah profesi, namun sebuah keinginan. Yool berkata, "Aku ingin Ayah. Pasti keren!" David berujar, "Orangtua. Aku tidak bisa merawat diriku sendiri." Hyoje bersuara, "Ayah, karena aku tak pernah memilikinya." Ketiganya akan selalu menjawab hal yang sama, jika berkaitan dengan sesuatu yang mereka inginkan. Lalu apa yang terjadi jika ketiganya memiliki dua ayah? Ps : OTP untuk orang tua sudah jelas di cover. Tidak mencantumkan nama OTP di taggar karena cerita lebih berpusat kepada anak-anak.
All Rights Reserved
#10
yul
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [✓] Transmigrasi: Kembali Ketahun Ketika Ayah Saya Masih Sekolah
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]
  • My Baby Sitter 『YuSion』✔️
  • Become Baby Boy✓
  • AIR MATA AWAN || YU JUNWON
  • Wang Tae
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Daddy J | Jung Jaehyun ✓
  • Wijaya's Univers |Nct Dream ft Johnny| NCT

(Cina - Indonesia) #noedit Sebelum usia 20 tahun, Lu Yan adalah generasi kedua yang kaya raya dan digendong oleh ayahnya di telapak tangannya. Semuanya berakhir ketika ayahnya Lu Zhen ditipu oleh lawannya dan bangkrut dalam semalam. Orang yang menghancurkan hidup Lu Zhen adalah Shen Kuo, seorang pemula berdarah dingin yang tidak dikenal oleh siapa pun di Jiangcheng. Pria yang sangat dingin ini tidak hanya membangkrutkan perusahaan Lu Zhen, tetapi juga menculik putrinya Lu Yan ke rumahnya. Karena kecelakaan, Lu Yan meninggal dan bereinkarnasi kembali ke masa muda ayahnya. Dia menyaksikan ayah remajanya bergaul dengan sekelompok remaja nakal, tertawa liar dan keras. Dia mencengkeram kerah Shen Kuo dan menepuk wajahnya saat dia mengejeknya, "Ayo, panggil aku ayah." Semua orang tahu bahwa ada dua pria di kelas tujuh yang tidak bisa diganggu. Lu Zhen, seorang putra yang kaya dan berharga, sombong dan mendominasi, jahat sampai ke tulang. Dan Shen Kuo, miskin dan pendiam, dengan kepalan tangan yang kuat dan tubuh yang berotot. Keduanya adalah rival yang tidak cocok. Baru-baru ini, teman sekelas menemukan bahwa seorang gadis mengikuti Lu Zhen dan penampilannya adalah 9 dari 10 seperti dia. Gadis kecil itu sangat lucu, selalu mengikutinya seperti ekor kecil. Dia frustrasi dan melemparkan uang padanya, "Untuk terakhir kalinya, jangan ikuti saya!" Gadis kecil itu akhirnya berhenti mengikutinya nanti. Dia tidak terbiasa sampai dia melihat saingannya Shen Kuo menekannya ke dinding, bertanya dengan suara dingin, "Apakah kamu menyukaiku?" Dia sangat ketakutan dan berkata dengan terisak, "Seperti...seperti..." Lu Zhen hampir meledak, "Bermain-main dengan putriku? Bagaimana kalau kamu memanggilku ayahmu!" Shen Kuo, "Ayah." Lu Zhen, "..." Catatan: jangan lupa buat vote ceritanya karna dengan kalian bantu vote, itu bisa buat ceritanya diliat dan dibaca sama bayak orang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines