MISSION
  • WpView
    Reads 214
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2020
Melangkah ke jalur baru itu sulit, tetapi tidak lebih sulit daripada bertahan dalam situasi yang sama berulang kali. Tidak selalu rumah berarti sebuah bangunan, karena bagiku rumahku untuk membangun bahagia adalah dirimu. Sehingga tidak ada lagi ke pura-puraan untuk diriku merasa bahagia. - Avelyn Andriana Wicaksana Aku ingin bahagia ada di sampingmu untuk selamanya. Aku juga tidak ingin adanya akhir walaupun itu sebuah akhir yang bahagia, sebab selamanya aku ingin bahagia tanpa berakhirnya hubungan kita, meskipun ku tahu bahwa segala sesuatu pasti ada masanya - Lucas Alan Wijaya
All Rights Reserved
#628
lucas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gone.  Last Love
  • HURT ✅
  • The Scar Healer || SunSun || HIATUS
  • The Fault
  • Married With My Bestfriend
  • FORBIDDEN LOVE  (COMPLETED)
  • SAMUDERA dirimu yang selalu kutunggu
  • ALWAYS
  • THE DARK CEO (COMPLETED)
  • Thank You

Bagi Jeslyn cinta sejati hanya ada di dalam buku cerita, tidak di dunianya. Jika di cerita putri tidur akan terbangun saat pangeran berwajah rupawan datang mengecupnya, serta Cinderella yang terbebas dari upik abunya setelah pangeran jutawan memperistrinya. Hanya di dalam buku ceritalah lelaki kaya berakhir bahagia dengan pelayannya bisa terjadi, tidak dengan dunia Jeslyn. Ia benci lelaki kaya, terlebih lagi juga berwajah tampan. Seolah dua perpaduan itu adalah iblis yang akan menghancurkannya. ~Jeslyn~ "Pergilah. Jangan datangi aku lagi, aku sudah cukup lelah dengan semua masalah yang menimpaku, jangan kau tambah dengan cinta omong kosongmu. Bullshit orang kaya sepertimu menjauhlah dariku, bawa pergi cintamu itu" ~Juvenal Ivander Aksel~ "Aku bisa gila jika memikirkannya, jika wanita lain di luar sana dengan senang hati membuka kedua pahanya untukku, maka dia dengan terang mengusirku. Aku takkan pernah menyerah pada gadis batu itu"

More details
WpActionLinkContent Guidelines