We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Elisa
  • WpView
    Reads 248
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 12, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku adalah seseorang yang tidak mudah menyerah dalam hal apapun, tapi tidak dengan cinta! Aku mudah menyerah dalam hal itu ,kenapa? Aku tidak ingin diriku sendiri tersakiti oleh cinta. Aku memang egois, tapi apakah aku salah untuk menjaga hatiku dari rasa sakit? Tidak bukan?. Aku rela melihat nya bahagia, aku menyerah bukan berarti aku lemah! Hanya saja aku tidak ingin menaruh hati, bahkan memiliki seseorang yang masih terngiang dengan bayangan masa lalunya"_Elisa_ "Aku memang bodoh, aku tidak mengerti dengan jalan pikirku sendiri. Aku memikirkan diriku sendiri. Aku menginginkan keduanya, bahkan aku sulit untuk melepaskan salah satunya. Tapi aku tidak ingin terus menerus menyakitinya, karena itu membuat diriku merasa tersakiti" _Levin_ Ntah apa tujuan tuhan aku dan dia dipertemukan, apakah untuk membuat aku terus menerus tersakiti atau mencoba mengajarkan ku sebuah rasa sakit?
All Rights Reserved
#167
setia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Because I'm Stupid (End)
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Sebuah Rasa
  • Alisa's Story
  • REVANO UNTUK REVA

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines