TO MEET YOU

TO MEET YOU

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 19, 2018
meiya adalah siswi SMA yg sangat mengagumi devin siswa SMA yg masih satu sekolah denganya ,walaupun devin sikapnya terlihat dingin namun meiya sangat mengaguminya,namum perasaan itu tidak berbalik seperti yg diinginkan meiya ,devin malah memilih cewek lain yaitu sisil cewek yg dikagumin oleh devin. Meiya sangat sedih hingga berlarut - larut ,hingga dia menemukan seseorang yang dapat mencintai dia dengan baik yaitu Reza kapten basket di sekolah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rules vs Chaos
  • AKSA [SELESAI]
  •  Alcha ~ Rajawali
  • Perfect Girls
  • Perasaan yang Datang Tanpa Disadari
  • The Boys With Messy hair
  • ARES KIRANA
  • SEGARA(END)
  • JINAI
  • LOVE MAZE

Seorang gadis yang memiliki paras cantik dengan mata sipit memiliki sifat yang sangat berbeda dengan parasnya. Gadis berparas cantik dan anggun itu memiliki sifat barbar dan juga random. Meski begitu dia memiliki daya tarik yang kuat sehingga banyak disukai oleh para siswa sekolahnya. Bahkan dia memiliki banyak penggemar juga dari sekolah lain. Gadis itu cukup populer di sekolah dan dia juga merupakan seorang selebgram. Siapa sangka gadis itu harus dijodohkan dengan cowok berhati es. Cowo yang memiliki jabatan sebagai ketua OSIS itu juga merupakan kapten tim volly sekolah. Cowok dengan wajah tampan namun dingin. Memiliki sifat cuek juga ambisius membuatnya menjadi idaman siswi-siswi sekolahnya. "Se ngga terima itu lo dijodohin sama gue?" Meysha mendelik kesal mendengar itu. "Lo buta apa gimana sih, Za. Ya iyalah!" "Ya udah, sama!" sahutnya datar. "Terus kenapa setuju Reza!" Meysha benar-benar muak kali ini. Areza terdiam. R-reza? Areza membuang nafas pelan kemudian berdiri tepat di depan gadis yang kini menangis terisak. Areza yang semula tidak begitu peduli menjadi tidak tega melihatnya. "Gue ga niat buat ngebujuk lo, Sha. Tapi kalau orang tua udah ngusulin berarti mereka udah mikir matang-matang sebelumnya." kata Areza dewasa, karena bagaimana pun dia tau alasan kenapa orang tuanya bersikeras melakukan perjodohan ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines