Cinta Aisyah

Cinta Aisyah

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 30, 2018
Namaku Aisyah, aku lahir di jakarta. Aku mempunyai seorang adik perempuan bernama Gisel. Ibuku seorang penulis begitupun dengan Ayahku. Jakarta 27 januari 2017 Hari ini aku harus bisa melupakan kenangan lamaku saat ayah dan ibu mengajakku pindah ke Lombok. Jakarta sekarang akan menjadi masa laluku. Sebelum memasuki mobil, aku sempat tersenyum menatap bangunan tua yang selama ini menjadi tempat untuk aku, ayah, ibu, dan Gisel adikku tinggal. Aku berbalik saat tangan Gisel menyentuh tanganku. Ia tersenyum dan memintaku untuk segera masuk kedalam mobil. "Ca, udah gak ada yang ketinggalan kan?" Aku mengangguk namun batinku tersenyum miris. Banyak yang aku tinggalkan disini bu, teman dan Bintang kekasihku. Aku tau Ibupun berat untuk pindah karena tempat itulah ia membesarkan kami anaknya, tapi karena ayah yang memaksa agar kami segera meninggalkan rumah tua itu dan tinggal dirumah baru, kami akhirnya setuju. Gisel sibuk bermain handphone, tangannya terlihat begitu lincah memainkan permainan kegemarannya. Aku menghela nafas, entah kenapa menyentuh handphone pun tanganku begitu malas. "Ayah sudah pilihin kamu sekolah disana" Ayah menatapku melalui spion depan. Karena tak tahu harus berucap apa, aku akhirnya mengangguk. Sekitar beberapa jam akhirnya kami sampai, Gisel tertidur begitu pulas sampai membuat ayah harus menggendongnya masuk kedalam rumah. Aku dan ibu tersenyum lalu membawa beberapa koper. Rumahnya begitu unik dan asri, berbagai tanaman hias ada dihalaman rumah, ini sama seperti selera ibu. Aneh sekali, ayah memilih tempat dipedalaman dan hanya ada dua rumah disini, rumahku dan rumah orang yang entah siapa. Saat aku berbalik tiba-tiba gumpalan kertas mendarat tepat didepanku. Kertas itu berwarna biru, perlahan aku menunduk untuk mengambil kertas itu, membuka dan kemudian membacanya. Selamat datang, kau suka dengan interior rumah itu? Itu adalah ideku yang sengaja ku rancang untukmu
All Rights Reserved
#453
aisyah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Anak Rahasia Sang Direktur Tampan
  • My Destiny (Complete)
  • DALAM DIAMKU ADA CINTANYA {END}
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Berharap Denganmu
  • Arsyilazka
  • Lutte | Jung Jaehyun [End]
  • Kau Menyentuh Hatiku, tanpa Mengenalku

Disclaimer! WAJIB FOLLOW AUTHOR KALAU PARTNYA GA MAU BERANTAKAN Kuno. Satu kata yang selalu terselip di benak Jenni Subagyo mengingat bahwa dirinya sudah memegang status istri di usia yang terbilang sangat muda, perempuan yang tengah berusaha menempuh jenjang pengajuan judul skripi. Berkali-kali membuat judul skripsi, berkali-kali pula tidak diterima oleh dosen pembimbing. Jenni yang benar-benar stress dengan skripsinya dibuat lebih stress saat mengetahui fakta bahwa pangeran tampannya yang berasal dari Jakarta akan mengerjakan proyek di Surabaya, tempat dia kuliah saat ini. "Masa tinggal di kosan aku Bu? Nanti respon temen-temen aku gimana, kalau mereka mikir macem-macem gimana?" tanya perempuan itu dengan menggebu-gebu. "Jenni sama Mas sudah sah di mata agama, tidak akan menimbulkan dosa. Jika Jenni khawatir dengan respon teman-temannya Jenni, Ibu saranin Jenni pindah ke apartemen aja ya nak." "Ta-tapi ini nanggung banget Ibu....." Ibu dari perempuan itu hanya bisa tersenyum, dia juga tidak mempunyai pilihan lain selain ini. "Mas itu surganya Jenni, insyaallah apapun yang Jenni lakuin buat Mas pasti ada pahalanya." Siapapun tolong bantu dirinya, dia tidak pernah berduaan dengan seorang pria kecuali ayahnya, topik apa yang akan dia bicarakan jika pangerannya itu berada di Surabaya selama enam bulan? Atau mungkin lebih? ~~~~~ Semoga menikmati alur cerita. Saya rasa kalian tahu cara menghargai karya seseorang.Terimakasih karena tidak menulis ulang cerita saya dalam versi apapun. Love untuk kalian 💚 Start : Desember 2022 Finish : September 2023 Surabaya, Jawa Timur @ Ayiek Evrytanadha

More details
WpActionLinkContent Guidelines