Asmara Tunas Kelapa

Asmara Tunas Kelapa

  • WpView
    Reads 15,902
  • WpVote
    Votes 910
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 28, 2019
Pernah merasakan jatuh cinta?? Pasti pernah lah, begitulah yang dirasakan oleh Meli seorang anggota pramuka penegak yang jatuh cinta pada seseorang. Mereka bertemu saat kemah kwarcab, Meli awal nya tidak tahu bahwa akan menyukai seseorang yang baru saja ia lihat saat di buper (bumi perkemahan). Tidak ada yang lebih baper dari pada jatuh cinta saat di buper. Itu yang Meli katakan pada diri nya sendiri. Nggk tau nanti bakalan happy ending atau sad ending. So, baca aja sampai tuntas. Kata emak gue, kalau loe lakuin sesuatu itu harus sampai selesai karna kalau tidak nanti cita-cita loe nggak bakalan tercapai. Kagak tau sih benar atau tidak.
All Rights Reserved
#367
pramuka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arista ( Tamat )
  • King Bullying [TELAH TERBIT]
  • Tentang Rindu [Sudah Diterbitkan]
  • Pramuka In Love (END)
  • BAGASKARA [END]
  • ✔✔Buper Baper || 99L, 00L✔✔
  • Aspettare
  • Di Masa Putih Abu - Abu
  • [Bukan] Cinta Pertama
  • This Is Moments

" Melamar? " Pak Ari terkejut, lalu ia melihat hantaran yang ada dimeja. Iya ini lamaran. Batinnya "Iya pak, putri bapak sudah menyetujui bahkan sudah menyebutkan mahar yang diinginkan nya" terang Abimanyu. " Benarkah?" Pak Ari semakin kaget, Arista diruang tengah pun kaget. " Iya pak" jawab Prabu " Arista sini nduk" Arista menuju ruang tamu didampingi ibunya. Bu siti tersenyum kepada para tamu. "nduk,Iki mau (ini tadi) nak Prabu bilang mau ngelamar kamu, kamu katanya udah nyebutin mahar?" Arista bingung, lalu dia memandang prabu seketika itu dia teringat dengan obrolan tadi siang yang ia anggap hanya bercandaan namun diseriusi oleh Prabu. " Aduuh,aduh sakit pak" " dilamar orang gak ngomong main terima aja" pak prabu mencubit hidung anak nya " sekarang pandang-pandangan , karena kamu udah Nerima, kita langsung akad nikah sekarang"

More details
WpActionLinkContent Guidelines