Sword Of Lords

Sword Of Lords

  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 28, 2018
WpInfo
Fiction
Fantasy
Jika kau menganggap semua orang yang terlahir ke dunia ini sebagai manusia normal mungkin tidak bagiku namaku cia,aku adalah seorang anak keturunuan dewi yang memiliki kutukan iblis naga di mata kananku ia hidup di balik teduhnya warna biru mataku ia membuat ku gila namun ia sering membantuku saat aku terdesak.."Zrazz!"pedang sebening kaca melesat secepat peluru menuju mata kananku namun aku hanya dapat terdiam dan melihat partnerku sekarat. "cia,pergilah dari sini dan menjauhlah!"seorang gadis berambut hitam lebat dan memiliki warna mata yang sama denganku akan tetapi lebih pekat dan gelap ia sedang terkapar lemas di lantai gereja axiom yang dingin sambil terbatuk batuk menahan tusukan pedangnya sendiri.."dasar bodoh apa kau tidak mendengarkan kami?!"teriakan seorang pemuda yang kini sekarat kehabisan darahnya namun ia tetap menatapku dalam dalam dan"Cratt" cairan kental semerah delima menetes perlahan dari mata kananku sudah ku duga mata pedang itu benar benar mengincar mata kanan ku secepat peluru lalu aku pun terjatuh dan melihat semua partnerku meneteskan air mata secara samar samar. Ya aku melihatnya sosok sebiru air laut membara seperti api ia mengitari ku dan menyebarkan api biru di mana mana lalu"Wuss"aku seperti melayang dan"sleb"sosok itu merasuki ku dan membakar pedang perak ku dengan api biru yang membara"fufufu"tawa gila dari seorang gadis yang mengangap dirinya sebagai perwujudan dari LORDS tiba tiba membentangkan sayapnya dan meraih pedang kaca nya"sing"..dua benda seputih bulan dan sebening air saling berhantaman dan"cring"lagi lagi saling menangkis satu sama lain namun aku tidak menggerakanya justru sesuatu seperti menguasaiku dan membuat diriku membabi buta seperti orang yang tidak waras.
All Rights Reserved
#23
swordsman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Little Monster - Completed
  • My Duchess / End
  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Prambanan Obsession (END)
  • Titipan Jantung Untuk Gladis
  • You Are Mine Ms.Nelson
  • Destined for me 2
  • Kako Kara No Koibito [End]
  • Is Sugar<End|

Mata itu tiba-tiba terbuka dan menatapku. Langsung ke manik mataku. Aduh, copot deh ini jantung. Tali mana tali, buat ikat jantungku biar nggak jatuh. Hiks tolong.... "Kamu jangan pergi, temani aku disini," ucapnya pelan lalu memejamkan matanya lagi. "Hah? Mm... iya," gumamku sambil mengangguk pelan, meski ia tak melihatnya. "Kakak kenapa mabuk?" tanyaku memastikan apa ia bisa di ajak berbicara dengan normal. Lagi pula orang mabuk biasanya akan berkata jujur. Ku pikir dia ada masalah, meski jahat sih jika mendengar curhatan orang yang sedang mabuk, sedangkan aslinya ketika sadar ia akan memusuhiku lagi. Ilsya hanya tersenyum dalam tidurnya. Lantas tak lama bibirnya tiba-tiba melengkung kebawah, terlihat cemberut. Aku nyaris tersedak liur menahan tawa melihat ekspresi wajahnya yang dapat berubah-ubah dengan sendirinya. "Aku nggak suka liat kamu dengan orang lain." Jawabnya dengan raut wajah yang masih sedih. WHAATT?!! Ng-nggak suka, aku dengan yang lain? Sialan Monster ini, meski dalam keadaan mabukpun dia masih bisa membuatku grogi. "Maksud kakak apa?" tanyaku penasaran. "Aku suka kamu, bodoh!" jawabnya lantang, terdengar jelas di telingaku. Jedaaaaaaar...... Siapa yang sangka jika cinta bisa hadir dari rasa benci, dari caci, dari maki. Hinggi bersemi dalam hati tanpa bisa dipungkiri. Cinta ya cinta, tak memandang status, tak mmandang harta, derajat, ras, agama, dan jenis kelamin. Jika cinta telah menancapkan panahnya, siapapun takkan mampu menampiknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines