Safirana Azara

Safirana Azara

  • WpView
    LECTURAS 113
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, mar 16, 2019
Baper ⚠ ✴✴✴ Sebuah pernikahan adalah suatu hal yang sangat dinanti-nantikan oleh setiap orang. Akan tetapi, bagaimana jadinya jika calon suamimu mengalami kecelakan saat ia akan menuju rumahmu? Itulah yang saat ini sedang di alami oleh safirana azara, yang membuat hidunya sangat terpuruk. Ditambah dengan permintaan sang umi yang mengharuskannya menikah dengan seorang dokter muda yang sudah merawat uminya saat dirumah sakit, sebagai permintaan terakhirnya. Akankah zara dapat menjalankan amanah dari sang umi untuk menikah dengan dokter yang selama ini sudah merawat uminya, Sedangkan hatinya masih tertaut pada seorang laki-laki pilihan hatinya? ✴✴✴ Akankah aku bisa mencintaimu, Sedangkan hatiku masih tertaut pada seseorang? Lalu bagaimana aku dapat menjalani rumah tangga ini, tanpa adanya rasa cinta?. -Safirana Azara. Created by: @juatexsekali
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lathifa [END]
  • MALIKA
  • ATTHARA : My Personal Doctor! [SUDAH TERBIT]
  • Imam Impian {Next Part}
  • Jemput Aku ✔ |SUDAH TERBIT|
  • Astagfirullah, Husband! [RE-UPLOAD]
  • Asma Cinta, Fathur (SELESAI) REPUBLIS
  • Heart & Vein END
  • Halal Is My Way[TERBIT]
  • Perjuangan Cinta Al Fatih (✓)

[Spiritual-Romance] [TERBIT] [COMPLETED] [Disarankan untuk membaca Assalamu'alaikum!! Wahai Imamku! terlebih dahulu, karena ini sequel dari cerita itu] Arsyad membersihkan darah segar yang mengalir di bibirnya dengan ibu jarinya. Tangannya bergerak mengambil sapu tangan di saku celananya dan memberikannya pada Lathifa. "Saya tidak apa-apa. Jangan menangis," Lathifa menerima sapu tangan Arsyad dan menutup wajahnya. Terdengar suara pukulan demi pukulan. Kemudian suara hening. Lathifa merasakan dahinya terketuk oleh benda keras. "Kenapa?" tanya Lathifa dengan nafas masih sesenggukan. Matanya menatap intens wajah Arsyad. "Mau nikah sama saya?" Arsyad duduk dengan kaki kanan lurus ke tanah sedangkan kaki kiri menekuk ke atas. Menambah kesan keren bagi Lathifa. ______________________________________________ Jadwal Update Selasa, kamis, dan sabtu Start writing [02 Juli 2018] Finish writing [8 Januari 2019]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido