Story cover for Waktu by the-soonafter
Waktu
  • WpView
    LECTURAS 334
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 334
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado dic 18, 2018
Terhitung sampai hari ini lima tahun sudah ku berada dalam penantian panjang yang entah kapan akan menemukan titik akhirnya, layaknya angka delapan yang tidak memiliki akhir begitu juga rasaku.

Hingga sampai pada saat dimana hati mulai lelah dan ingin menyerah,
Semesta seakan memberi pertanda dan sejak saat itu semuanya berubah.

Lantas, apakah ini menjadi pertanda kita memiliki akhir bahagia?
atau justru nelangsa?
sanggupkah kita untuk tetap saling menjaga?
-tanya Nay pada El

sudut bibir El terangkat membentuk sebuah senyum manis menenangkan "entahlah, yang kita miliki sekarang hanya harapan untuk tetap bersama.
Bagaimana nanti akhirnya, aku harap semesta memihak pada kita." Jawab El

--
well, here's based on true story.
Happy reading and enjoy it.

jangan lupa like dan comment ya, jangan menjadi pembaca gelap dan hargai karya orang lain dengan tidak meng-copas nya. ok?
Dan akan ada beberapa part yg aku PRIVATE jadi follow dulu ya jangan jadi pembaca gelap☺️
Thanks for your attention, Enjoy!💛
-just call me A
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Waktu a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#84waiting
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] de Baits_
36 partes Concluida
[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
• EUTANASIA • cover
Printemps cover
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] cover
Boomerang ( Completed )  cover
Remember Me As A Time of Day✅ cover
Hidden Love | Mees Hilgers | cover
Antara Jarak Dan Waktu cover
ALEYA~~ cover
Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going) cover

• EUTANASIA •

51 partes Concluida Contenido adulto

" Saat kau membuka mata ingatlah jejak-jejak ini " Sepetik kisah cinta mawar merah bersama ombaknya Di kota balikpapan,kota tua yang menjadi tempat bertemunya sepasang insan yang sama-sama memiliki trauma akan cinta yang tulus. Mereka membuat lembaran kisah cinta baru yang malah menjadi cinta dengan lumuran darah di dalamnya. Mengobarkan beberapa sukma yang harusnya bahagia menjalani kehidupan tua bersama sang kasih. " -Kemarin kau masih memeluk hangat cintaku Hari ini kau peluk cinta Kau hempaskan hati ini kembali Kau bantai hidupku kembali Dulu Saat kau layu Ku siram dengan sejuknya airmata Saat kau dingin Ku peluk dalam hangat cintaku Saat sepi sendiri Kutemani hari hari sepimu Kau bercerita tentang kepedihan hati Kau menjerit kecewa pada orang yg selalu menyakiti hatimu dan membuat bathinmu menderita sampai hari ini Tapi mengapa Kaupun tega menyakiti hatiku Walau kau tau aku tak pernah sedikitpun menyakiti hatimu Bahkan Aku selalu mengharapkanmu datang Kembali Walau akhirnya kau tak kembali untukku Kau kembali di saat layu Tetap ku peluk dirimu Dalam deritaku- " " Bukan kamu saja Tuhan membuat semua orang di dalam sini sakit "