Waktu
  • WpView
    Membaca 334
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jan 3, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
Terhitung sampai hari ini lima tahun sudah ku berada dalam penantian panjang yang entah kapan akan menemukan titik akhirnya, layaknya angka delapan yang tidak memiliki akhir begitu juga rasaku. Hingga sampai pada saat dimana hati mulai lelah dan ingin menyerah, Semesta seakan memberi pertanda dan sejak saat itu semuanya berubah. Lantas, apakah ini menjadi pertanda kita memiliki akhir bahagia? atau justru nelangsa? sanggupkah kita untuk tetap saling menjaga? -tanya Nay pada El sudut bibir El terangkat membentuk sebuah senyum manis menenangkan "entahlah, yang kita miliki sekarang hanya harapan untuk tetap bersama. Bagaimana nanti akhirnya, aku harap semesta memihak pada kita." Jawab El -- well, here's based on true story. Happy reading and enjoy it. jangan lupa like dan comment ya, jangan menjadi pembaca gelap dan hargai karya orang lain dengan tidak meng-copas nya. ok? Dan akan ada beberapa part yg aku PRIVATE jadi follow dulu ya jangan jadi pembaca gelap☺️ Thanks for your attention, Enjoy!💛 -just call me A
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#977
romantic
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Sebuah Penantian {ENDING}
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Boomerang ( Completed )
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • You are in my past and my future [END]
  • "THE KING"_(ongoing)
  • The CHOICE

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan