If Only I Could Protect You

If Only I Could Protect You

  • WpView
    Reads 4,302
  • WpVote
    Votes 528
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 8, 2019
Penyesalan selalu datang di akhir. itu yang selalu aku dengar. namun boleh kah aku berharap bahwa penyesalanku bukanlah akhir dari segalanya? Aku masih mengharapkan sebuah akhir yang bahagia. Aku bahkan tidak mengharapkan dia untuk kembali lagi. tidak. Itu takdir dari tuhan. aku menyesal karena aku tidak memperlakukannya sebaik ia memperlakukan ku dulu. Aku menyesal karena aku tidak menjaganya sebaik ia menjaga ku dulu. Aku menyesal karena aku tidak memahaminya sebaik ia memahami ku dulu. Aku menyesal karena aku bahkan tidak sempat mengatakan bahwa ia adalah malaikatku. Aku menyesal.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • YOU
  • The Untold Love
  • Maudya (Mencari Cinta & Kebahagiaan)
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • don't leave daddy CH2 (END)
  • SasuHina - Kau Dimana
  • gala bunga matahari🌻 (END)
  • Arjuna
  • You are in my past and my future [END]
YOU

Cerita lepas tidak dari sequel manapun ⚠⚠⚠ MENGANDUNG UNSUR DEWASA DAN KEKERASAN. 19+ Malam Biru Kanandrea Bertemu kamu adalah hal yang tak pernah aku duga, apalagi untuk dicintai lelaki seperti kamu yang tak pernah aku bayangkan. Beribu rasa sakit hati, amarah, kekecewaan semuanya bercampur menjadi satu. Tapi aku tak pernah sadar, jika diam-diam aku mencintai kamu. Namun saat aku sadar, semuanya sudah berakhir. Kamu pergi, kamu menghilang disaat aku tahu alasanmu sebenarnya. Akas Delvin Baruna Menunggumu di tempat yang sama membuatku lelah, mengagumimu diam-diam tanpa berani kuungkapkan cinta membuatku tahu bagaimana arti dari menunggu. Sebab kamu tak akan pernah tahu seberapa sakitnya aku melihatmu dengannya, aku hancur. Apalagi saat aku tahu dia ingin melukaimu, aku tak tega Sayang. Tapi kamu tahu? Perasaan cinta ini seiring dengan kebencianku padamu. Aku harap kamu akan mengerti suatu saat nanti. Sering aku bertanya pada sang Waktu, kenapa aku begitu mencintaimu? Kenapa? Padahal kamulah alasanku menderita selama ini. Tapi kenapa? Kenapa kamu tak pernah sadar jika rasa cintaku itu hanya untuk kamu? Kamu membenciku, kamu membuatku berlaku kasar padamu padahal aku tak ingin. Apakah kamu lebih bahagia jika kulepaskan? Maka pergilah, pergilah sejauh yang kamu bisa. Aku tak akan mengejarmu lagi. ©copyright_2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines