If Only I Could Protect You

If Only I Could Protect You

  • WpView
    Lecturas 4,305
  • WpVote
    Votos 528
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, may 8, 2019
WpInfo
Fanfic
Penyesalan selalu datang di akhir. itu yang selalu aku dengar. namun boleh kah aku berharap bahwa penyesalanku bukanlah akhir dari segalanya? Aku masih mengharapkan sebuah akhir yang bahagia. Aku bahkan tidak mengharapkan dia untuk kembali lagi. tidak. Itu takdir dari tuhan. aku menyesal karena aku tidak memperlakukannya sebaik ia memperlakukan ku dulu. Aku menyesal karena aku tidak menjaganya sebaik ia menjaga ku dulu. Aku menyesal karena aku tidak memahaminya sebaik ia memahami ku dulu. Aku menyesal karena aku bahkan tidak sempat mengatakan bahwa ia adalah malaikatku. Aku menyesal.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • YOU
  • Dia (?)
  • An Angel
  • HAUQALAH CINTA (TAMAT)
  • SECRET BETWEEN US PART 2
  • "Luka" (OS)
  • The Untold Love
  • Film Kebebasan
  • Déjà Vu [End]
YOU

Cerita lepas tidak dari sequel manapun ⚠⚠⚠ MENGANDUNG UNSUR DEWASA DAN KEKERASAN. 19+ Malam Biru Kanandrea Bertemu kamu adalah hal yang tak pernah aku duga, apalagi untuk dicintai lelaki seperti kamu yang tak pernah aku bayangkan. Beribu rasa sakit hati, amarah, kekecewaan semuanya bercampur menjadi satu. Tapi aku tak pernah sadar, jika diam-diam aku mencintai kamu. Namun saat aku sadar, semuanya sudah berakhir. Kamu pergi, kamu menghilang disaat aku tahu alasanmu sebenarnya. Akas Delvin Baruna Menunggumu di tempat yang sama membuatku lelah, mengagumimu diam-diam tanpa berani kuungkapkan cinta membuatku tahu bagaimana arti dari menunggu. Sebab kamu tak akan pernah tahu seberapa sakitnya aku melihatmu dengannya, aku hancur. Apalagi saat aku tahu dia ingin melukaimu, aku tak tega Sayang. Tapi kamu tahu? Perasaan cinta ini seiring dengan kebencianku padamu. Aku harap kamu akan mengerti suatu saat nanti. Sering aku bertanya pada sang Waktu, kenapa aku begitu mencintaimu? Kenapa? Padahal kamulah alasanku menderita selama ini. Tapi kenapa? Kenapa kamu tak pernah sadar jika rasa cintaku itu hanya untuk kamu? Kamu membenciku, kamu membuatku berlaku kasar padamu padahal aku tak ingin. Apakah kamu lebih bahagia jika kulepaskan? Maka pergilah, pergilah sejauh yang kamu bisa. Aku tak akan mengejarmu lagi. ©copyright_2019

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido