Hampir
Kata 'hampir' mungkin tidak akan mengantarkan kita kemanapun. Bagaimana bisa sampai, jika beranjak saja belum. Aku menulis ini bukan untuk mengenangmu, aku hanya ingin bercerita saja. Karena tidak ada seorangpun yang mampu memahami perasaanku, kecuali dengan menulis.
Empat tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama itu pula aku mampu menyimpan rapi perasaan yang mungkin sudah sedikit usang, di ruang kecil dalam hatiku yang hingga kini masih terkunci rapat. Menunggu sang empunya kunci untuk membukanya, dan kunci itu ada padanya.
Seseorang misterius yang mampu memberiku dunia yang menyenangkan sekaligus menyeretku masuk ke lubang hitam yang begitu dalam.
"Kita ini hampir, belum sempat tapi sudah berakhir." - Sky