Mr. Bulepotan

Mr. Bulepotan

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 5, 2019
[ DON'T COPY MY STORY ] 🚫WARNING! Typo bersebaran! Bahasa amburadul! "I itu enggak pelit apalagi kikir, Kintan. Buktinya I ngasih you bonus," ucap Ben membuat Kintan melirik sinis. "Bonus? Bonus duit receh seribu maksud, Mister ya?" sindir Kintan. "Kan I sudah bilang, tunggu 20 years lagi. Bakal jadi jutaan itu duit receh. Semakin small nominalnya, semakin mahal, " ucap Ben sinis. "Terus saya harus nungguin 20 tahun biar duit receh seribu jadi jutaan, Mister? Mister itu memang pelit. Kikir. Pokoknya Mister itu pelit! Tidak ada duanya!" sungut Kintan kesal. Bagaimana lagi seorang Kintan harus menghadapi bosnya yang menyebalkan itu? Bos yang selalu membuat Kintan sebal akan tindakannya itu. Ditambah lagi cara ngomongnya yang belibet itu.
All Rights Reserved
#258
wattys
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa Tanpa Suara
  • GALANG [SELESAI]
  • The Operational Gentleman ♣︎ [COMPLETED]
  • Diam Tak Bisu (END)
  • STALKER - Beside Me [REVISI] ✔
  • 45 DAYS WITH BENEFIT
  • ZEVAN
  • HE IS MY MINE!
  • Sea For Blue Whales [TERBIT]

Cinta adalah perkara gaib yang tak bisa ditebak dengan mudahnya. Perasaan yang kata orang merupakan perasaan paling menyenangkan di satu waktu, tapi juga bisa berubah sangat menyakitkan di waktu lainnya. Kalau salah satu definisi cinta adalah bersabar memendam perasaan bertahun-tahun tanpa berharap dibalas, Kara punya cinta itu. Namun, objek cintanya bukanlah orang biasa. Ega adalah sahabat karib Juna, kakak kandungnya. Ega juga kakak dari Anin, sahabat dekatnya. Mencintai Ega sama saja dengan bermain api di tengah lingkaran orang-orang tersayangnya. ​Tanpa ada yang tahu, tanpa berkata, dan tanpa suara, Kara menyimpan segalanya rapat-rapat dalam diam. Setidaknya, sebelum Ghea tidak sengaja tahu... "Eh, orgil! Lo nahan perasaan lo diam-diam, nggak cerita sama siapa-siapa termasuk gue, bertingkah sok biasa aja di depan Bang Ega, dan itu udah berlangsung lima tahun?! Gila, Kara, mantap! Jadi dulu yang lo sering ngomong lo punya cinta monyet itu Bang Ega, Kara?!" Kara mengangguk sekenanya. Kalau sedang tidak malas, sudah Kara ajak gelut itu si Ghea. "Tapi kayaknya di umur gue sekarang, ini bukan lagi cinta monyet." "Ya, emang!" ° Let's read it! And don't forget to give your vote & comment:) ©micasamiya, 2019. Cover by lalinasgraphic [Versi baru, setelah direvisi]

More details
WpActionLinkContent Guidelines