STRUGGLE LOVE

STRUGGLE LOVE

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 19, 2018
"Please, don't leave me" -Visellia Catherine Bezos "Maaf,tapi aku harus pergi" -Alvin Alendra Harison Visellia termenung, kenapa alvin harus meninggalkannya, bukannya alvin telah berjanji akan selalu ada untuk Visel, Alvin telah berjanji bahwa dia akan selalu memperjuangkan cinta mereka walaupun terhalang oleh restu orang tua...... Tapi kenapa Alvin tiba-tiba pergi dan mengingkari janjinya, kenapa? ************************** Bagaimanakah kelanjutannya? Happy ending or sad ending sih? Pokonya, ikutin terus ceritanyaa!!!:) Jangan lupa Vote and Comment yaa!!!
All Rights Reserved
#428
indonesiamembaca
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  HAZELA
  • Efemeral
  • RAPUH!
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • AlfAbel [END]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Buku Diary Dalam Rumah Kayu ( Tamat )
  • Davino [End] ✔
  • Hope [COMPLETED]✔
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

More details
WpActionLinkContent Guidelines