DEENAN NEPTUNUS (On Going)

DEENAN NEPTUNUS (On Going)

  • WpView
    Reads 446
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 15, 2021
Bandung, Oktober 2018 Semakin bertumbuh dewasa, kejanggalan yang selama ini aku rasakan semakin terasa nyata. Istilah terkadang perkataan orang tua sendiri lah yang mematahkan semangat anaknya, terasa benar adanya. Aku hidup dengan banyak kekurangan yang membuatku selalu merasa dikucilkan. Kalian akan kuajak mencari sebuah kebenaran yang sebenarnya aku pun tidak mengerti, kebenaran seperti apa yang harus ku ketahui. Apakah itu adalah hal yang membahagiakan? Atau justru hal yang akan menghancurkanku, lagi? Untuk itu, apa kalian bisa membantuku memecahkan teka-teki itu? ..Deenan Neptunus.. Copyright© 2018
All Rights Reserved
#2
neptune
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Delayed happiness
  • Dirandra || Harshita ✅
  • Desire [END]
  • About Meet (COMPLETED)
  • Say You Won't Let Go a.k.a (I Love You 2) COMPLETED
  • Cause, I Love You
  • Arjuna
  • Barananta [Terbit]
  • Kanaya & Devano [END]

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines