Story cover for Before One Day by RivaniShafa
Before One Day
  • WpView
    LECTURAS 114
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 16
  • WpView
    LECTURAS 114
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 16
Continúa, Has publicado dic 20, 2018
Kakak Beradik yang masing-masing berbeda karakter, yang satu bawel dan manja, dan yang satu sedikit jahil namun perhatian.

Nadia (17) dan Aidan (15) mereka hidup di keluarga yang tentram dan rukun. Namun apa jadinya jika mereka harus dihadapkan dengan kenyataan bahwa mereka harus berpisah? Karena keadaan menjadi sebaliknya? Ketahui kisahnya di "Before One Day"
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Before One Day a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#8fam
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Eliinaa de vfryfrljnvsnmtm
5 partes Concluida
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
ADOPT THE FUTURE de honeydeco
45 partes Continúa
Apakah ada yang ingin di adopsi? Secara formal, adopsi bersifat permanen dan tidak dibatasi waktu, serta umumnya dilakukan saat anak masih kecil. Namun, berbeda dengan Seira. Ia tidak diadopsi secara hukum, melainkan diasuh sementara selama masa awal hingga akhir SMA. Ini lebih mirip dengan perwalian atau pengasuhan sementara, di mana seseorang menjadi wali bagi anak tanpa adanya ikatan hukum yang mengikat. Seira akan tinggal dikeluarga barunya hingga masa pendidikannya selesai. Seira menyetujui permintaan Tante Prita yang ingin menjadi walinya sementara dan menjadi orang tua barunya. Seira tidak mengira dia akan memiliki keluarga baru, lingkungan baru, dan kota baru. Seira tidak berharap lebih dengan keputusan yang dia terima, karena memang tidak mudah di saat keluarga yang sangat harmonis tiba-tiba kedatangan dengan seseorang yang akan menjadi anggota keluarga baru. Seira harus terima konsekuensinya, termasuk dengan kakak angkatnya yang sangat tidak suka dengan kehadiran Seira, anak ke dua Tante Prita yaitu Rakesh. Lelaki itu akan mencoba segala cara agar Seira tidak nyaman berada di rumahnya, agar Seira menarik surat untuk pulang ke kediaman keluarga aslinya. Apakah Seira akan tahan dengan semua kelakuan Rakesh yang mendorongnya agar keluar dari rumah terkabul? Dan apakah istilah 'takdir akan berubah sebagaimana orang itu bertingkah' itu benar? ⚠️ Content warning ⚠️ • emotional intensity, possessive behavior, mild physical contact, etc.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Eliinaa cover
NaYon cover
ADOPT THE FUTURE cover
ALEXON [END] cover
STRICT cover
Untung Sayang  cover
SAPRI cover
Kesedihan [SELESAI] cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover

Eliinaa

5 partes Concluida

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.