We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Gue
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Mungkin bagi sebagian orang lulus SMA merupakan suatu kesenangan tersendiri. Tapi bagi gue, ini justru sebuah dilema besar. Gue tuh nggak dilahirin dengan takdir sendok emas di mulut. gue terlahir di keluarga sederhana di pinggir kota yang kadang kadang masih kekurangan. Mall dan kawan kawannya itu hal yang mewah bagi gue. Hingga tiba saat gue dapet beasiswa kip-kuliah buat lanjutin sekolah di universitas ternama di jogja, gue dihadapkan sama teman teman yang gaya hidupnya wow dan tentu saja yang mampu bahkan bojour dari lahir. selain itu kehidupan perkuliahan juga nggak semudah bayangan. Tugas yang banyak presentasi bahkan organisasi mahasiswa aja banyak banget kegiatannya. ini gue dengan segala keribetan hidup gue, dan gimana gue beradaptasi sama lingkungan baru. Ada jalan yang gelap dan ada jalan yang terang, semua itu bakal jadi pilihan gue dan jadi penentu masa depan gue. yang gue harapkan, semoga kisah gue berakhir indah dan gue tetap kuat dalam menghadapi semua tantangan di masa depan nanti.
All Rights Reserved
#293
cintasegitiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • My Duchess / End
  • philopobhia
  • Love My Enemy
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • RAVENDRA
  • ANNISA {ON GOING}
  • I Love You

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines