Flimsy
  • WpView
    LECTURAS 885
  • WpVote
    Votos 105
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, abr 15, 2020
WpInfo
Fanfic
Kania Dwi Ajeng hanya berharap hidupnya mudah. Lulus kuliah sesegera mungkin, mendapat pekerjaan layak dan bisa membalas budi pada orang-tuanya. Ketika Kania bertemu seseorang yang baru di perpustakaan, semuanya jadi terasa semakin sulit. Kania gak meminta untuk diperlihatkan keindahan dunia, Kania hanya ingin hidupnya terasa lebih mudah untuknya. Terinspirasi dari cerita The Fir-Tree Munasikochi's project 2018 Image taken on Pinterest
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kang Younghyun : Finale (Young K DAY6) [Completed]
  • Kak Dowoon || Day6 ✔
  • Tetangga Masa Gitu? • Sungbri x Jaepil✔️
  • I like you ; Park Jaehyung
  • Possessive Bro • Jae
  • Sunoo's World
  • {COMPLETE} COMPLICATED LOVE - SEASON 1 (BANGTANVELVET - VJOY)
  • Yoon Dowoon : Backstreet [Completed]
  • CRYPT [2PARK][END]
  • ETERNAL DESTINY

Bekerja sebagai penyiar radio membuat Brian banyak dikenali orang-orang, bahkan sosial medianya dipenuhi oleh beberapa penggemarnya yang terus-menerus memberikan pujian untuknya. Selain karena tampan, dia pun memiliki suara yang indah ketika bernyanyi. Mustahil jika pria tampan seperti Brian tak memiliki seorang kekasih, tentu saja dia sudah mempunyai satu nama yang membuat hari-harinya semangat dalam bekerja, yaitu Ara. Disisi lain, ada hati yang harus terluka karena menerima kenyataan kalau Brian telah menjadi milik seseorang. Ayana Kim. Rekan kerja Brian, salah satu staff Enam hari radio. Dia-lah saksi bisu ketika Brian tengah menyiar di radio, selain menjadi rekan kerja yang baik untuk Brian, dia pun lumayan dekat dengan Ara dan sering bertukar cerita meskipun topiknya hanya berputar pada Brian. Hingga tiba saatnya Ayana dibuat dilema, antara ingin memperjuangkan Brian atau melepaskan Brian untuk Ara. Dia tahu, kalau perasaannya pada Brian ini salah, tapi dia tak bisa melakukan apa-apa karena hati tak bisa memilih untuk jatuh pada siapa. "Ayana, ini ada bekal. Mau makan berdua sama aku, enggak?" tawar Brian. "Bo-boleh?" gugup Ayana. Brian terkekeh pelan lalu berucap, "Boleh dong, Ara yang masak dan suruh aku buat makan siang sama kamu." *** Cover by tiadesign_

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido