Miracle

Miracle

  • WpView
    Reads 350
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 17, 2021
~ Jangan pergi sampai aku menyuruh kamu untuk pergi. Tetaplah di sini, aku masih membutuhkan kamu. Keajaiban aku ~ Kaki ku tak hentinya melangkah dengan air mata yang terus-menerus turun. Kejadian tadi kembali terbayang olehku. Suatu kebenaran yang aku harap hanya kebohongan. Aku terduduk, masih dengan tangis yang kini semakin menjadi. Bagaimana bisa mereka membodohi gadis bodoh seperti diriku ini. " Percuma kamu buang air mata itu. Nggak akan ada yang berubah" Suara itu membuatku sedikit terkejut. Aku mendongakkan kepalaku dan melihat dengan jelas tuan dari suara yang hampir tertelan hujan itu. " Jangan pergi sebelum aku menyuruh kamu untuk pergi. Aku nggak mau kehilangan keajaiban aku untuk kesekian kalinya" ucapnya mendekati ku dan segera memelukku. Aku terdiam. Tak percaya. Tangisku semakin pecah dan membalas peluknya erat. " Terima kasih" batinku
All Rights Reserved
#123
sickstoryarea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • Let Me Love You Longer
  • Apakah Ini Arti Cinta?? [Revisi]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • La Douleur Exquise (END)
  • Jejak Waktu [Complete]
  • BERSAMAKU SEBENTAR SAJA[BXB]
  • LOVE AND REVENGE (Missing Piece) - VERSI I
  • AGAVAN (H I A T U S)
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines