Mencintai Allah tanpa Tapi

Mencintai Allah tanpa Tapi

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 14, 2019
Cinta ini hadir dengan cepat Seperti hempasan ombak yang menghempas bibir sang pantai Ia turun sedikit demi sedikit Bak air hujan yang turun dari kelabunya sang langit Namun ia, mampu menghilangkan gersang bumi ini Cinta ini melahirkan rindu... Rindu yang mampu menggetarkan kokohnya rasa Melembutkan hati yang keras, tanpa melukai hati tersebut.. Menentramkan jiwa yang seakan haus akan ketenangan... Cinta ini pun melahirkan keyakinan... Seperti pohon yang setia bertahan Ditengah kuatnya terpaan angin.. Dan bertahan dengan kata keyakinan. Cinta ini bertumpu pada kuatnya keyakinan, tumbuh dengan kokohnya kerinduan, berkembang dengan kelembutan hati yang terpahat tentramnya jiwa, Hingga melahirkan manisnya keimanan.... Karena cinta ini datang dari Allah swt... Allah yang mampu mengubah kebencian jadi cinta Mengubah dendam jadi kasih sayang Mengubah tangis jadi tawa Mengubah gelisah jadi tenang Hingga mengubah kata mustahil jadi mugkin Allah mampu Melunakkan kerasnya hati Menggetarkan kecilnya tekad Meredakan panasnya amarah.... Hingga menerangi hidupmu dengan cintanya Menggapai cinta Allah tak sesulit yg terkira Tak harus kau daki puncak gunung himalaya Atau kau selami dalamnya samudra Meraih cinta-Nya itu Cukup dengan ketaatan.. Hadirkan rasa syukur dalam kehidupanmu Jalani setiap apa yang Allah perintahkan Jangan pernah menoleh... Apalagi menyentuh semua yang Allah larang.. Karena itu tak baik bagimu... Saudarakuu... Takkah kau tau, bahwa cinta Allah itu Hadir tanpa memilih Menyapa tanpa mengenal Merangkul tanpa melihat kesalahan Tapi tanpa tersadar Kita tinggalkan keketika ia hadir Kita acuhkan ketika ia menyapa Hingga ia pergii Sahabatku.. Apakah kita akan terus hidup seperti ini? Tidakkah kita terusik dengan janji Allah yang nyata Dengan lebih memilih dunia yang kecil lagi sederhana Aku harap tidak Mulai detik ini... Berusahalah untuk menyambut hidayah-Nya Raih cinta-Nya Hingga kita bisa gapai syurga Allah
All Rights Reserved
#361
muslimah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAKDIR ALLAH [End!]
  • Garis Singgung
  • save me
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • HAUQALAH CINTA (TAMAT)
  • Give Me Your HUG(END)✅
  • ALONE
  • "TEMAN HIDUPKU"
  • KHALISA🖤

✎Di dalam sangkar pernikahan paksa, hati kami terkurung seperti burung yang terjebak dalam kandang yang sempit. Namun, di balik jeruji tatapanmu, Gus, kutemukan setitik cahaya yang menembus pekatnya kegelapan, seperti sinar matahari yang memecah kabut pagi. Kau, yang dulu asing, kini menjelma teman setia, penawar sepi yang menghantui hati ini. Cinta yang tak terduga, mekar perlahan, seperti bunga yang merekah di antara retaknya takdir. Setiap detik yang kita lewati bersama, membuat hati ini semakin terikat pada dirimu, seperti benang yang terjalin erat dalam tenunan cinta. Aku tidak pernah menyangka, bahwa pernikahan paksa ini akan membawaku kepada cinta sejati. Tapi, kini aku menyadari, bahwa cinta tidak pernah memandang cara dan waktu. Cinta hanya memandang hati, dan kau telah menembus hati ini dengan cara yang tidak pernah aku bayangkan, seperti oase di tengah gurun yang kering, seperti cahaya di tengah kegelapan yang pekat. Gus, aku cinta padamu, seperti laut yang menghanyutkan pantai, seperti angin yang menghembuskan daun. Aku cinta padamu dengan sepenuh hati, seperti bunga yang mekar di taman cinta, seperti burung yang terbang di langit kebebasan.✎

More details
WpActionLinkContent Guidelines