Khara dan Kaila

Khara dan Kaila

  • WpView
    LECTURES 502
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., janv. 11, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Khara : "Ibarat cinta ini seperti garam . Apa aku harus jadi Na agar bisa berikatan dengan Cl ? Jika aku Na dan kamu Cl, apa hati ku bisa berikatan dengan mu?" Khara Afna Remonaldy ,sebut saja Khara. Tidak banya tingkah dan tidak banyak gaya. Tentu saja tidak badboy dia kebalikan dari badboy. Sayang dia lelaki kaku yang enggan bicara jujur dengan perasaannya. Kinanti Aina Kaila, sebut saja dia Kai atau Kaila. Selalu di sakiti lelaki selalu membuatnya sangat galmove atau gamon ,GAGAL MOVE ON Lalu lelaki kaku jatuh cinta dengan cewek yang lagi gagal move on? Apa Khara berani menyatakan perasaannya? Atau malah mundur gara - gara dia takut? Apa Kaila juga berhasil move on dengan Artha? Akankah Kaila juga bisa suka pada Khara?
Tous Droits Réservés
#245
kimia
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • F A K E ? [End]
  • Leona[Hiatus]
  • Ragashka [END]
  • Langit & Bintang [END]
  • 𝑭𝒂𝒌𝒆 𝑵𝒆𝒓𝒅 𝑪𝒐𝒍𝒅 𝑮𝒊𝒓𝒍 [𝐒 𝐄 𝐋 𝐄 𝐒 𝐀 𝐈]
  • KIARILHAM【END】
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • KANARA [COMPLETED]
  • My Beloved Boy (Sudah Terbit✔️)
  • FRIENDZONE [END]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu