"13"
  • WpView
    Reads 771
  • WpVote
    Votes 101
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2020
Cinta sejati itu seperti hantu, hampir semua orang membicarakannya tapi hanya sedikit orang yang benar-benar pernah menjumpainya. "Bapak, aku menemukannya. Cinta sejatiku". Begitu kata gadis cantik dengan riang kepada orang tua satu-satunya yang dia miliki. Hatinya dipenuhi dengan kegembiraan kala mengingat laki-laki tampan, cerdas dan sangat ramah yang sudah enam bulan menjadi kekasihnya itu. "Tapi kenapa dia pergi Pak? Apa baginya aku bukan cinta sejatinya? Atau apa kata orang-orang itu benar bahwa aku tidak pantas untuknya karna kita ini hanyalah orang miskin sedangkan dia adalah anak dari salah satu orang terkaya di Semarang ini?" Keluh gadis periang itu menyadari impiannya untuk bersatu dengan pujaan hatinya lenyap seketika saat laki-laki itu memutuskan untuk meninggalkan Semarang dan juga gadis yang sangat mencintainya. Sejak kepergian kekasihnya, emosi gadis cantik ini memang tidak menentu kadang tersenyum riang lalu dengan cepat akan termenung sedih.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Maze
  • Satu Langkah Menuju  Kamu
  • Cinta Anggara(END)
  • From a friend to lover?
  • SELAMAT DATANG UNTUK SELAMAT TINGGAL (COMPLETE)
  • Friendzone
  • Bisikan di Balik Rintik
  • I AM YOURS    [ TAMAT ]
  • Last Tears [ Completed ]

Kalau Silla tahu lebih awal makna menjalin hubungan dengan Kenzo seperti apa, mungkin ia akan mempertimbangkannya lebih dulu. Mereka berpacaran tapi rasanya seperti cinta bertepuk sebelah tangan. Di awal mungkin Silla bisa menerima saja apa yang Kenzo lakukan. Sampai pada satu titik ia merasa lelah ditambah hadirnya sosok Adnan dengan segudang perhatiannya. Silla menyukai Kenzo tapi Adnan menawarkan manisnya kisah cinta remaja. Mampukah ia bertahan dengan sikap Kenzo yang terlampau dingin? Atau memilih berpindah hati pada Adnan yang humoris? ✍️✍️ "Dia bilang apa aja sama lo?" tanya kak Ken kesekian kali nya. "Kak Ken, tahu dari mana?" cicit ku menggigit bibir bawah. "Gue cowok lo bukan?" hardik kak Ken membuat ku mengerutkan dahi dengan dada yang terasa sesak. "Maaf." ✍️ ✍️

More details
WpActionLinkContent Guidelines