They Don't Know About Us

They Don't Know About Us

  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 9, 2019
Pernah tidak?kamu benci banget sama seseorang? Pernah tidak?kamu merasa kesal dan marah kalau ketemu dia? Pernah tidak?kamu merasa hidupmu selalu sial kalau ada dia? Saking keselnya kamu berharap dia tidak pernah ada di dunia? Trus kemana-mana dia selalu ngikutin kamu, Sampe kamunya ngerasa risih. Tapi tanpa kamu sadari dia selalu melindungi kamu,ngejagain kamu,mentingin kamu,...dia...selalu ada buat kamu. Dia orang yang paling bahagia saat melihat tawamu....... Juga orang yang paling sakit ketika melihat tangismu...... Dan kamu akhirnya sadar seberapa beharganya dia setelah semua pengorbanan yang dia lakukan... Tapi itu juga yang membuat kamu sangat menyesal karena baru menyadari saat dia telah pergi....dan...hilang. Dan disaat itulah kamu paham rasa sakit dan artinya ditinggalkan.......
All Rights Reserved
#13
rf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • Let Me Love You Longer
  • FIZYA
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • (1) HIM ✔
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  •  ANATHA
  • I'm okay (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines