Let Me Be...

Let Me Be...

  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 21, 2018
Hanna, seorang anak yang tidak diinginkan Mamanya. Hidup jauh dari kata berkecukupan meskipun Papanya punya perusahaan besar dan Kakak laki-lakinya seorang model terkenal, bahkan Mamanya punya toko perhiasan besar. Dia akan selalu bersembunyi dibalik identitas sebagai anak seorang Pembantu jika ada yang bertamu ke rumah mereka. Bahkan pihak sekolah merahasiakan nama orang tuanya. Sampai suatu malam dia pulang sehabis bekerja paruh waktu disebuah kafe, dia menemukan seorang pria tidur dikamarnya yang bersebelahan dengan kamar tamu di lantai satu, bagian paling pojok dari rumah besar Papanya. Dia tidak sempat mencerna apa yang terjadi sampai dia menemukan berkas 'terkutuk' itu tergeletak diatas ranjang kecilnya dengan posisi terbuka, dan dia tahu bahwa beban hidupnya akan semakin berat. "Kau pikir kau bisa menghindari ku? Cobalah. Maka kau akan melihat kehancuran 'keluarga' mu itu." "Apa mau mu sebenarnya?." "Dirimu." "Tapi bagaimanana dengan Hanni? Dia menginginkan mu?" "Lalu kau fikir aku perduli dengan itu semua?" Dan Hanna benar-benar merasa jatuh. Hanna tidak menginginkan Barta Reigan, dia tidak berani berurusan dengan pria ini. Hanni akan kecewa jika tau pria ini ada disekitarnya. Dan dia takut mengecewakan Hanni.
All Rights Reserved
#311
hanna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • coward
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Naughty Cegil Transmigration
  • Hanna
  • Aku, Vereya?(Transmigrasi) {TERBIT}
  • I Became The Protagonist Secretary (End)
  • Mi Frourà
  • ReyHana (COMPLETED)

Hai readers! Aku mau kasih tau kalau "Nyaman" lagi direvisi dulu huhuhu. Karena, ceritanya yang kurang tepat waktu itu ((kayaknya aku masih gajelas, sekarang juga)). Jadi, aku mohon kalau kalian bacanya agak gak nyambung atau kok aneh sih? Lah? Gitu, itu artinya bagian belum di revisi ya. Makasih udah yang mau mengerti aku, semoga kalian dimengerti oleh mas crush, ya! Hehe. Sorry buat readers lama, semoga kalian masih mau baca story ini dan enjoy. Temenin aku sampai selesai buat ini ya, makasi banyak banyak sekali lagi. --------- "Gue punya tebak-tebakan nih." Sahut Keenan di sambungan telpon itu. Terdengar Jasmine mendengus, "Apa?" "Nasi, Nasi apa yang bikin gue seneng?" "Nasi goreng?" "Salah." "Nasi kuning?" "Salah." "Nasi kuc-" "Udahlah, nyerah aja." "Oke, apa?" "When nasi your smile." Keenan terkekeh, diikuti oleh Jasmine. "Ngeselin." Salam hangat, Sean Keenandra Maulana & Jasmine Ameera Agusta. [COMPLETE] Jangan lupa vote dan comment, saya butuh kritik saran dan dukungan dari kalian. Terima kasih readers. Start, 8 Oktober 2017. ©Jane. ‛‛Cover illustration ; Pinterest. ‛‛Cover by @Janeamat_ [Me] BERKARYA ITU TIDAK MUDAH, TOLONG JANGAN MENJIPLAK KARYA SAYA. TERIMA KASIH

More details
WpActionLinkContent Guidelines