The Rainbow After Rain

The Rainbow After Rain

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 2, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Gue gak pernah nyangka kalo hidup gue bakal kacau kaya gini apalagi setelah gue tau tentang sebuah kebenaran. Kebenaran yang sebenernya gak gue harapin sama sekali. Dan kebenaran ini juga yang membuat gue jauh dari orang-orang yang gue sayang:( Tapi, ada seseorang yang pernah ngomong "akan ada pelangi setelah hujan☺" dan gue percaya itu... Karena kini dia telah ciptain pelangi di hidup gue... ~The Rainbow After Rain~ #BellvaniaAristhaElvarette #FebryanKhairyDarka
All Rights Reserved
#230
ryan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • a RAINBOW
  • Hujan di Hari itu
  • RAIN
  • Rain Sound
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Rianbow [SHS 1]
  • my favorite person
  • Hujan Di Langit November
a RAINBOW

Apa mungkin kau hanya ingin menjadi seperti pelangi yang memberi warna duniaku setelah hujan, tapi hanya sejenak lalu pergi meninggalkan? Apa mungkin kau adalah orang yang mendampingi aku melihat pelangi yang selalu sama dengan sosok yang menemani aku saat hujan dan petir? Semesta selalu berikan pelajaran yang sangat berharga tentang keindahan warna pelangi yang beraneka ragam. Pelangi mengajarkanku bahwa yang indah hanya sesaat. Seperti halnya pelangi yang belum tentu indah jika hanya terdiri sari satu warna,.....aku hadapi badai ini dengan berani, aku tunggu kapan Pelangi itu datang, meski hatiku tak lagi utuh, meski cintaku tak lagi penuh, penuh luka dan sayatan yang kau torehkan berkali- kali!! Dear Rainbow,.... I don't know what will happen in the future,... I don't know whether we' ll be together or not. All I know you're the best thing that ever happened to me. You're like the most precious God gifted to me. Being with you makes me feel like I'm with my self. Diam ku itu bukan tak ingin berkata, aku hanya takut pikiranmu tak mampu mencerna perkataanku, dan lisanku membuatmu luka,....

More details
WpActionLinkContent Guidelines