Surga Yang Tertunda

Surga Yang Tertunda

  • WpView
    Reads 434
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 10, 2021
"Apa ini?" "Datanglah Ayara." "Apa?" "Datanglah... di pernikahanku." Ayara pernah menjatuhkan hatinya pada sebuah harapan. Berharap lelaki yang ada di hadapannya dapat menjadi imam yang akan menuntunnya meraih ridho Allah, berjalan bersama-sama menuju ketaatan. Ada satu hal yang Ayara lupakan ketika ia menaruh perasaan yang tak seharusnya ini. Ayara lupa untuk menggantungkan harapannya pada Allah sehingga Allah menegurnya dan mengingatkannya tak seharusnya ia menaruh harapan pada mahluknya. Bergantung pada manusia hanya akan memberikannya luka. Ayara memilih pergi, hatinya tak sekuat tekadnya. Melihat seseorang yang selalu menjadi doa di sepertiga malamnya bersanding dengan orang lain. Ayara pergi dengan sebuah kepercayaan bahwa Allah memiliki takdir yang terbaik untuknya hingga perlarian itu menimbulkan sebuah takdir lain. Takdir yang memaksanya terikat pada cinta masa remajanya. "Ayara... tante mohon, menikahlah dengan putra tante." Suara menggema itu membuat jantung Ayara nyaris berhenti berdetak. "Bunda... jangan harap Elang akan menikahi perempuan ini." Suara ketus itu begitu menggema, tatapan lelaki itu begitu tajam dan mengandung penuh kebencian. Ayara tahu dengan jelas lelaki ini... tidak akan pernah mencintainya. Terkadang cinta datang di waktu yang salah tapi percayalah cinta sejati akan datang di waktu yang tepat. Kelak kita akan mengerti bahwa memilih pasangan itu tidak hanya sekedar cinta tapi siapa yang akan menemani ibadahmu hingga akhirnya kamu menutup mata.
All Rights Reserved
#961
menikah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oriana's Wedding Diary (Akan Tersedia Di Gramedia 8 Mei 2017)
  • why you ?   ( ON GOING)
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • Hati yang tidak terlupakan...
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Bukan Negeri Dongeng (END)
  • May I Love You?
  • Patah di titik terendah
  • MARRIED WITHOUT LOVE

Warning: Sebagian cerita telah dihapus demi kepentingan penerbitan "Kamu boleh mencintai orang lain dan aku nggak akan ngelarang," Oriana menggigit bibirnya. Iya atau tidak sama sekali, pikirannya bercabang. Dia pun memilih untuk hancur, sehancurnya... "Aku mau kita jadi suami-istri beneran selama sembilan bulan yang tersisa. Bukan sandiwara yang kita lakukan selama ini... setelah sembilan bulan, kamu boleh kembali padanya." Oriana tidak sanggup menyebutkan nama perempuan yang dicintai Arga. Di depannya Arga tercengang mendengar permintaan Oriana. "Untuk apa, Oriana? Kita jelas nggak saling cinta..." Oriana menggelengkan kepalanya. "Ini bukan masalah cinta," jawab Oriana penuh harga diri. "Tapi aku yang menuntut hakku sebagai istri kamu..." "Kamu yakin?" tanya Arga ragu. "Iya... setelah sembilan bulan, aku yang akan pergi dari hidup kamu. Jadi kamu nggak usah khawatir. Aku akan nepatin janjiku..." Arga dihadapkan oleh sebuah pilihan yang sulit diterima oleh akal sehatnya. Seorang Oriana Jasmeen benar-benar ingin menjadi istrinya meski itu hanya sembilan bulan. "Jadi?" "Kalau saya menolak?" Arga mencoba pilihan lain. "Kita bercerai sekarang," ucap Oriana yakin. Menjadi suami sesungguhnya untuk Oriana? Itukah yang perempuan ini inginkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines