Story cover for ARSY by Salsabilla_shrn
ARSY
  • WpView
    Reads 523
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 19
  • WpView
    Reads 523
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 19
Ongoing, First published Dec 22, 2018
Aku, yang menanti janji seseorang. 

Dia, yang berada dalam pencarian seseorang yang ia cinta, namun tanpa kabar. 
Kami terjebak dalam kata penantian. 
Namun sepertinya Tuhan membisikkan sesuatu digendang telinganya, untuk mencoba membuka hati padaku yang masih terperangkap pada menanti seseorang. 
Lalu apakah Tuhan akan mengizinkan kami bersama? 
Masihkan dengan hati yang terikat pada orang yang berbeda?
Atau mengkin akhirnya adalah kata "Kita"?
All Rights Reserved
Sign up to add ARSY to your library and receive updates
or
#478religi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Hati Sinta cover
Gadis Di Balik Senja cover
my devil is my love cover
Surat Untuk Takdir [ ON GOING ] cover
Ku Sampaikan Cinta Ini Dalam Do'a cover
Diantara Banyak Hati cover
senja di matamu cover
kau bukan rumah cover
Antara Istiqlal & Katedral cover
What If cover

Hati Sinta

19 parts Ongoing

Sinta, perempuan biasa yang terjebak dalam pernikahan dengan seorang pria berdarah biru dari trah pesantren. Dia yang muak dengan pengabaian sang suami, tidak lagi berniat mempertahankan pernikahan. Maka dari itu, saat waktu yang ditetapkan Gus Asna untuk bercerai tiba, alih-alih meminta harta, Sinta hanya ingin kata talak langsung dari suaminya. Dia berpikir itu cara terbaik untuk meneguhkan hati agar dia tidak lagi mengharapkan cinta dari seseorang. Siapa sangka Gus Asna mendadak berubah pikiran? Parahnya lagi dia mengaku jatuh cinta dan meminta Sinta memberinya kesempatan untuk memperbaiki pernikahan mereka. Belum sampai perkara itu selesai, Rama-cinta pertama Sinta kembali dan menawarkan hubungan yang dulu belum usai. Pada akhirnya, siapakah yang akan menjadi pelabuhan hati Sinta dan menua bersama? Sementara, ini bukan kisah Ramayana di mana Dewi Sinta ditahan oleh Rahwana dan diselamatkan oleh Sri Rama. "Aku tidak menginginkan akhir pati obong, yang mana Sinta hanya terus berkorban demi membuktikan kesucian dan kesetiaannya. Bagiku jika seseorang saling mencinta, tetapi tidak saling percaya ... itu bukan cinta, tapi luka." Copyright, Nai 2022 *Sudah tersedia ebooknya di Playstore