Love Prescription

Love Prescription

  • WpView
    Reads 442
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 4, 2021
Emma dalam tiga tahun ini mencoba menghilangkan lubang hitam yang ada di hatinya. Selalu menganga meronta untuk diisi. Semakin sesak dengan tekanan yang menuntutnya selalu sempurna dan mengikuti semua keinginnan orangtuanya. Dalam gemerlap lampu ibu kota dari atas balkonnya, ia lebih sering menangis dalam diam.Hingga suatu hari, nyanyian dari balkon sebelah apartemennya membiusnya. Hanya satu lantunan lagu, Emma bisa luluh jatuh pada Marco. Seorang travel content creator yang sedang berobat di rumah sakit tempat Emma bekerja. Emma banyak melakukan perubahan dalam dirinya setelah berbincang ringan dengan Marco. Marco seakan Dopamine bagi Emma. Namun, Emma kadang lupa dopamine dalam dosis tinggi memiliki efek untuk menyempitkan pembuluh darah hingga komplikasi yang serius. Emma membutuhkan dosis yang tepat dalam recep cintanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • His favorite pain
  • Kamar '304' 18+++ (Zayne) ; End ✓
  • Cinta di Balik Stetoskop
  • DWIGHT (Completed - Revised)
  • Flirting With Fate
  • 𝐋𝐮𝐤𝐚 & 𝐑𝐢𝐧𝐝𝐮 [END+TERBIT]
  • Separuh Jiwa
  • Bukan Denyut Terakhir, kan?

Mia gak pernah nyangka hidupnya berubah sejak kecelakaan itu-dan sejak matanya pertama kali bertemu tatapan dokter anestesi yang terlalu dingin... dan terlalu intens. Dokter Ibrahim. Tenang, misterius, dan punya sisi gelap yang Mia gak ngerti. Ia seperti bayangan yang selalu mengintai, hadir diam-diam, tapi terlalu sulit untuk diabaikan. Semakin Mia menjauh, semakin Ibrahim mendekat. > "Aku dokter, Mia. Tugasku membuatmu tak merasa sakit..." "...tapi kamu? Kamu rasa sakit favoritku." Mia tahu ini salah. Tapi kenapa ia justru terus terjerat dalam dunia Ibrahim yang penuh rahasia, luka lama, dan obsesi tak masuk akal? Sampai dua sosok lain muncul, menyeret Mia ke dalam pilihan antara cinta, luka... atau kehancuran yang manis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines