Untukmu Masa Depan

Untukmu Masa Depan

  • WpView
    Reads 29,403
  • WpVote
    Votes 1,458
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 21, 2021
[ON GOING] Untukmu masa depan, aku mendedikasikan perjuanganku untuk kehidupan orang lain. Aku harap dengan begitu, hidupku juga akan bahagia, meskipun aku masih sering mengesampingkan perasaanku. Karena aku terlampau takut dengan dendam masa lalu yang terus menghantui-Aira Vanisha Zahra. Untukmu masa depan, aku memperjuangkan yang terbaik untukmu. Meski dengan begitu aku harus rela memperjuangkan cinta yang sebenarnya tidak tertuju padaku, melainkan sahabatku sendiri. Kini aku sadar selepas belajar mengikhlaskan, Allah ganti dengan yang begitu baik. Hanya saja selama ini aku yang terlalu buta-Leiva Pradipta Saras. Untukmu masa depan, aku telah mengkhayalkannya dengan begitu indah. Namun, aku tak bisa berbuat apa-apa saat Allah justru memberiku kepedihan mendalam. Hampir saja semuanya suram, tapi aku selalu percaya janji Allah itu indah-Devita Apricilla. Ternyata kisah hidup tak selalu indah seperti cerita yang kita dengar. Benar saja bahwa dunia memang tidak selalu berputar pada kita. Selamat mengurai air mata. Sebaik-baik manusia membuat skenario, Tuhan tetap terbaik dalam memberikan kejutan. ------------------------------------------ @copyright2018
All Rights Reserved
#172
aira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raina Maramitha
  • Air Mata Cinta
  • M E M O R Y  (On Going)
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]
  • Tasawuf Cinta
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • HADIAH DARI LANGIT [END]
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]

~Raina Maramitha~ Baginya hidup ini benar-benar rumit, perihal perasaan yang membelenggu membuatnya seolah berada pada kepalsuan hidup. Ia tertawa, tapi tak pernah benar-benar bahagia. Ia tersenyum, tapi tak pernah benar-benar merasa baik-baik saja. "Seperti apa sebenarnya definisi kebahagiaan itu?" Ada ruang dihatinya yang terasa hampa. Ada ruang dihatinya yang terasa perih, Ada kenyataan hidup yang tak bisa diterima olehnya. Ia hanya ingin benar-benar merasa bahagia. Tidak ada rasa sakit, ketika menerima kenyataan hidup. Tidak ada rasa hampa ketika tertawa, Tidak ada rasa perih ketika tersenyum. Ia menginginkan kedamaian hati itu. Kedamaian yang membawanya pada kebahagiaan sejati. Akankah dirinya dapat merasakannya? Akankah dirinya bisa berdamai dengan keadaan? Akankah dirinya dapat menemukan kedamaian dan kebahagiaan sejati? ** [Blurb] "Lo tahu, Lo orang paling jahat yang pernah gue temui," sarkas seorang pria berhoodie hitam. Raina terdiam air matanya mengalir deras di pipinya. "Demi kebahagiaan Lo sendiri, Lo tega hancurin kebahagiaan keluarga lain, hah?" sinis pria tersebut. Risa menggeleng dengan air mata yng terus mengalir. "LO MUNAFIK RAINA!" Raina jatuh tersungkur. Badannya meluruh. Hatinya terasa remuk. Semua terasa berhenti baginya. Tubuhnya melemas. Ucapan pria tersebut seolah membuat Raina hilang dari dunia ini. #Catatan: Hanya fiksi belaka #cover by Lela ig : lelasyn_

More details
WpActionLinkContent Guidelines